SketsaNusantara.id - Ramai pemberitaan mengenai anggaran dana yang digelontorkan untuk kegiatan retret kepala daerah di Magelang.
Publik geram dan memanas pasalnya kegiatan yang diperuntukkan untuk para kepala daerah tersebut menelan anggaran hingga 13 miliar.
Bukan angka yang sangat kecil melihat kondisi ekonomi masyarakat Indonesia yang masih dibilang miris akhir-akhir ini.
Terlebih publik menyoroti agenda kegiatan retret kepala daerah di Magelang terkesan 'santai' dan banyak 'joget-joget' saja.
Sejak tanggal 21 Februari 2025 telah digelar retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
Kegiatan ini nantinya bakal berlangsung selama 8 hari hingga 28 Februari 2025 mendatang.
Ada sekitar 503 kepala daerah yang ikut dalam kegiatan retret dan di dua hari terakhir perserta akan bertambah menjadi 1.006 karena wakil kepala daerah juga bakal diikut sertakan.
Kabarnya dalam kegiatan tersebut ada sejumlah materi yang bakal diterima oleh para kepala daerah.
Diantaranya materi terkait geopolitik, hak asasi manusia, pengelolaan keuangan daerah, pemahaman program prioritas pemerintah, dan anti korupsi.
Adapun para pemateri untuk kegiatan retret ini berasal dari berbagai instasi diantaranya KPK, BPKP, BPK, dan Kapolri.
Meski memiliki tujuan yang baik, retret kepala daerah disebut-sebut hanyalah agenda yang hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.
Tidak sedikit yang berkomentar jika pemerintah selama ini hanya loyal kepada pejabat dibandingkan rakyatnya sendiri.