news

Istimewa! 12 Mahasiswa Disabilitas Wisuda Hari ini, Wujud Nyata Inklusivitas di Kampus UNIPAR Jember

Sabtu, 22 Februari 2025 | 17:32 WIB
Para penyandang disabilitas setelah kegiatan wisuda (SketsaNusantara.id/ Sigit Gita Pamuji)

SketsaNusantara.id- Suasana hangat menyelimuti prosesi wisuda ke IV pasca sarjana, sarjana dan diploma Universitas PGRI Argopuro Jember (Unipar) tahun 2025. Dalam kegiatan wisuda tersebut, terdapat 628 wisudawan, 12 penyandang disabilitas ada diantaranya.

Kegiatan wisuda itu berlangsung di Gedung Serbaguna GOR PKPSO Kaliwates, Jember pada Sabtu 22 Februari, pagi.

Biro Humas dan Kerjasama, Ahmad Fadli, menyampaikan bahwa hari ini ada 12 wisudawan penyandang disabilitas. Hal tersebut menunjukkan bahwa kampus UNIPAR merupakan Perguruan Tinggi yang inklusif dan ramah disabilitas.

Baca Juga: Tabrakan Truk Gandeng vs Bus di Sumbersari Jember, Dua Sopir Luka-Luka

“Hari ini ada 12 wisudawan disabilitas. UNIPAR merupakan kampus yang inklusif dan ramah disabilitas,” katanya kepada SketsaNusantara.Id, Sabtu 22 Februari 2025.

Ketika kampus lain tidak begitu memperhatikan penyandang disabilitas, UNIPAR memberikan ruang yang luas alias setara bagi orang-orang berkebutuhan khusus dan mau melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.

“Ketika kampus lain tidak terlalu memperhatikan, kami memberikan akses dan ruang selebar-lebarnya untuk penyandang disabilitas,” ujar Fadli.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Ahmad Yani Jember yang Dianggap Aneh hingga Dikaitkan dengan Unsur Mistis, Sering Terjadi Jelang Ramadhan?

Lebih lanjut kata Fadli, kampus UNIPAR juga menjadi kampus dengan mahasiswa disabilitas terbanyak di Indonesia. Selain masyarakat miskin, kampus tersebut juga memberikan beasiswa untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

Fadli menambahkan bahwa saat ini, perolehan mahasiswa difabel yang mendaftar di kampus UNIPAR sudah mencapai 280 mahasiswa.

“UNIPAR juga menjadi kampus dengan mahasiswa disabilitas terbanyak di Indonesia. Kami juga memberikan beasiswa untuk penyandang disabilitas,” papar Fadli.

Baca Juga: Simbol Kekecewaan! Massa Aksi Solidaritas Jember Melawan Bakar Foto Seluruh Kabinet Merah Putih di Depan Gedung DPRD

“Saat ini perolehannya sudah 280 mahasiswa difabel,” tambah Fadli.

Sementara itu, salah satu mahasiswa berkebutuhan khusus, Muhammad Roni, menyatakan bahwa motivasinya untuk menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi karena ia ingin pintar dan sukses. “Saya ingin menempuh pendidikan yang lebih tinggi agar pintar dan sukses,” jelas Roni.

Halaman:

Tags

Terkini