SketsaNusantara.id - Anies Baswedan kembali jadi sorotan publik saat sedang bertandang ke Doha, Qatar pada hari Jumat, 21 Februari 2025.
Tujuan Anies terbang ke Qatar karena ada agenda dengan para diaspora atau warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri.
Melalui akun media sosial miliknya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengunggah momen saat pertama kali tiba di Doha hingga pertemuan dengan diaspora yang ada di Qatar.
"Selamat pagi dari Doha. Beberapa hari ke depan saya akan berada di Qatar dan Yordania," tulis Anies dalam cuitannya yang diunggah di akun X @aniesbaswedan pada hari Jumat, 21 Februari 2025.
"Memenuhi janji yang sudah terjadwal dan dikomitmenkan sejak lama. Akan bertemu dan berdiskusi dengan teman-teman diaspora di sini, serta beberapa agenda sosial lain," imbuhnya.
"Semoga hari ini jadi Jumat penuh berkah dan kita semua diberi perlindungan oleh Allah, juga dikuatkan dalam segala ikhtiar untuk diri dan untuk negeri," pungkasnya.
Baca Juga: Datang Melayat, Anies Baswedan Kenang Hasjim Djalal sebagai Pejuang Kedaulatan Laut Indonesia
Mengenakan kaos hitam dan berpose di depan hiruk pikuk jalanan di ibukota Qatar, pria yang akrab disapa Abah itu bikin salfok warganet.
Pasalnya, kaos yang dikenakan Anies Baswedan ternyata memiliki makna mendalam sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini. Hal itu disampaikan salah satu warganet yang mengomentari postingan Abah.
"T-Shirtnya keren pak. Ada gambar Garuda yang terluka..." komentar akun X @Didikzie. Akun tersebut mengunggah gambar dalam kaos yang dipakai Anies yang menunjukkan Burung Garuda yang dipeluk saat kondisinya terluka.
Ekspresi sedih wanita yang memeluk garuda dikaitkan dengan ibu pertiwi yang berduka melihat kondisi Garuda yang terluka dengan darah mengalir dari tubuhnya.
Postingan Anies Baswedan pun mengundang beragam komentar dari netizen. Banyak warganet yang mengapresiasi Anies memakai kaos yang menunjukkan kondisi Indonesia saat ini yang tidak baik-baik saja.
"Asli sedih banget lihat gambar ini. Betapa nahasnya negeri ini sekarang dipimpin oleh orang-orang haus kekuasaan, haus jabatan dan rakus kekayaan. Terima kasih Pak Anies ikut menyuarakan keresahan kami," komentar akun @IbrahimKdr.