news

Tak Dilarang, Tapi Minta Klarifikasi? Polda Jateng Banjir Hujatan Usai Mengaku Temui Band Sukatani hingga Lagu Bayar Bayar Bayar Dihapus

Sabtu, 22 Februari 2025 | 07:19 WIB
Potret Band Sukatani yang lagunya ditarik dari peredaran gegara sampaikan kritik untuk polisi. (Instagram/sukatani.band)

 

SketsaNusantara.id - Band Sukatani akhir-akhir ini ramai jadi perbincangan setelah lagunya dibredel polisi.

Beberapa waktu lalu, Lagu Bayar Bayar Bayar yang sempat viral di media sosial akhirnya di take down setelah band Sukatani menyampaikan permintaan maaf.

Lagu tersebut menuai perhatian karena liriknya yang menyebut "Bayar Polisi", dianggap sebagai kritik terhadap oknum kepolisian yang melakukan pungutan liar.

"Kami meminta maaf kepada Kapolri atas lagu Bayar Bayar Bayar ciptaan kami dengan lirik 'Bayar Polisi' yang kami nyanyikan sehingga viral di platform media sosial. Lagu itu diciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar aturan," kata Syifa gitaris band Sukatani dalam video yang diunggah di akun Instagram @sukatani.band pada Kamis, 20 Februari 2025.

Baca Juga: Tragedi Sukatani: Ketika Band Punk Minta Maaf kepada Polisi yang Baik Hati

"Melalui pernyataan ini kami telah menarik lagu ciptaan kami. Kepada pengguna media sosial yang menggunakan lagu Bayar Bayar Bayar dengan lirik 'Bayar Polisi', tolong untuk menghapusnya karena apabila ada risiko sudah bukan tanggung jawab kami,” pungkasnya.

Video permintaan maaf yang disampaikan Syifa dan Novi seketika menuai protes netizen. Banyak warganet yang menduga ada tekanan dari pihak kepolisian agar Band Sukatani menarik lagunya dari peredaran.

Dugaan tersebut kini terbukti setelah terungkap bahwa Polda Jawa Tengah memang sempat mendatangi dua personel Band Sukatani untuk melakukan klarifikasi terkait lagu tersebut.

Baca Juga: Heboh! Template Story Instagram Dukungan untuk Band Sukatani Mendadak Hilang dari Peredaran Sebelum 24 Jam, Sengaja Dilarang Kesebar?

Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jawa Tengah (Jateng) membenarkan bahwa mereka telah menemui dua personel Band Sukatani sebelum video permintaan maaf dibuat hingga berujung pada penghapusan lagu Bayar Bayar Bayar di media sosial dan platform streaming Spotify.

"Awalnya kita memang sempat bertemu tapi hanya untuk melakukan klarifikasi terhadap Band Sukatani tersebut," kata Kombes Pol Artanto selaku Kabid Humas Polda Jawa Tengah, kepada wartawan pada hari Jumat, 21 Februari 2025.

Namun, Artanto menegaskan bahwa video klarifikasi yang dibuat Band Sukatani tersebut adalah inisiatif dari duo personel band tersebut, bukan karena adanya paksaan atau tekanan dari polisi.

Baca Juga: Satir, Bintang Emon Sindir Polisi yang Mengaku Anti Kritik Usai Lagu Bayar Bayar Bayar Dibredel, Band Sukatani Harusnya Jadi Sahabat Kapolri

Halaman:

Tags

Terkini