SketsaNusantara.id - Heboh di media sosial bocoran para pengurus Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara.
Sejumlah nama seperti Joko Widodo atau Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Kaesang Pangarep masuk dalam jajaran posisi strategis Danantara.
Tidak hanya itu nama Pandu Sjahrir hingga keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono juga terpampang nyata dalam struktur tersebut.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Dikabarkan Bakal Duduki Posisi Strategis Danantara, Jokowi Family Makin Menyala
Tak ayal jika masuknya nama-nama tersebut membuat publik semakin geram, ada yang menyebut jika Danantara tak ubahnya sebagai lahan basah bancaan kekuasaan para penguasa.
Seperti diketahui melihat dari infografik yang kini viral di media sosial, Jokowi didaulat sebagai Dewan Pengawas, sementara Luhut Binsar Pandjaitan ditempatkan sebagai Dewan Penasehat BPI Danantara.
Yang lebih mengejutkan lagi yaitu posisi bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep didapuk menjadi Holding Operasional.
Sementara Thomas Djiwandono, keponakan Prabowo yang kini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuuangan berada diposisi Holding Investasi. Adapun Pandu Sjahrir menduduki posisi Kepala BPI Danantara.
Beragam kekesalan dan kecurigaan warganet tumpah di kolom komentar TikTok @jst_claddy_two.
"Bancaan bancaan..." tulis @yumnxxx.
"Hasil cawe2 selama pilpres dimari ok gas ok gas," @scorxxx.
Selain lahan bacaan ada pula yang menyebut jika adanya Danantara merupakan hasil dari adanya efisiensi anggaran yang selama ini digaungkan oleh pemerintah.
"Ituulah tujuannya efisiensi anggaran ia wo," @ramosxxx.