Minggu, 19 Juli 2026

Bukan Cuma Perkara Motor CB, Terungkap Motif Lain Terduga Pelaku Anak di Jember Nekat Memenggal Kepala Ayahnya

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Senin, 27 Januari 2025 | 13:45 WIB
Ilustrasi motif terduga pelaku anak di Jember memenggal kepala ayah kandungnya (Pixabay Ciker.Free.Vector.Images)
Ilustrasi motif terduga pelaku anak di Jember memenggal kepala ayah kandungnya (Pixabay Ciker.Free.Vector.Images)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan pembunuhan yang melibatkan seorang anak dan ayah kandungnya mengejutkan warga Dusun Jadugan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Teduga pelaku anak berinisial A (18) diduga menghabisi nyawa ayah kandungnya, J (61) dengan memenggal kepalanya.

Peristiwa keji ini terjadi pada Senin, 27 Januari 2025 dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Baca Juga: Terungkap! Alasan Terduga Pelaku Anak di Jember Tega Memenggal Kepala Sang Ayah Usai Dibelikan Motor CB

Setelah menghilangkan nyawa sang ayah, A diduga melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan cara memenggal kepalanya sendiri.

Kini, kasus dugaan pembunuhan ini telah ditangani oleh Polsek Puger dan Polres Jember yang langsung memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tkp.

Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Dr. Soebandi sedangkan terduga pelaku anak A dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Balung.

Baca Juga: Pelaku Anak Penggal Kepala Ayah Kandungnya di Jember, Polsek Puger Langsung Periksa Sejumlah Saksi

Meski pihak kepolisan masih mendalami kasus ini, namun berdasarkan penuturan warga setempat, motif A memenggal kepala korban berkaitan dengan motor hingga game.

Mulyono, warga setempat menuturkan, A sempat meminta dibelikan motor RX King kepada korban.

Namun oleh korban, terduga pelaku anak malah dibelikan motor CB yang memicu kemarahan A.

Baca Juga: Tragis! Anak Penggal Kepala Ayah Kandungnya Sendiri di Kecamatan Puger Jember 

Selain itu, Mulyono juga menambahkan, sebelum membunuh sang ayah, A sempat meminta uang untuk menebus akun game miliknya yang di-hack.

"Akun game-nya kena hack, diteror. Kalau akunnya ingin kembali, harus membayar segini,” tutur Mulyono dalam pesan suara yang diterima tim redaksi SketsaNusantara.id.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X