Kamis, 4 Juni 2026

Kerap Dikirimi Ucapan Terimakasih Karena Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto Justru Meminta Maaf

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 20 Januari 2025 | 21:06 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto di KTT G20 (Instagram @prabowo)
Presiden RI Prabowo Subianto di KTT G20 (Instagram @prabowo)

SketsaNusantara.id - Saat ini program makan siang bergizi gratis Presiden Prabowo Subianto sedang berjalan.

Dalam banyak reaksi di media sosial, banyak anak-anak sekolah, guru-guru atau orang tua siswa yang ucapkan terimakasih terhadap makan siang bergizi gratis tersebut.

Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto tak mau mendapatkan ucapan terimakasih tersebut sebagai menurutnya program itu adalah kewajibannya sebagai presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Ahok Ungkap Kedekatan Prabowo dan Megawati, Sinyal Dukungan PDIP ke Pemerintahan Baru?

"Guru-guru, pihak terkait tolong jangan ucapkan terimakasih pada Pak Prabowo," ujar Presiden Prabowo Subianto dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Karena ini adalah kewajiban saya," lanjutnya.

Meski demikian Prabowo juga menegaskan bahwa pelaksanaan makan siang bergizi gratis untuk anak-anak sekolah saat ini masih baru saja dimulai sehingga masih jauh dari sempurna.

"Makan bergizi ini secara fisik tidak mudah untuk segera ke seluruh rakyat, untuk itu saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia saya minta maaf pada semua orang tua dan pada semua anak-anak yang belum menerima," imbuhnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmi Berkantor di IKN Nusantara 17 Agustus 2028, Siap Jadi Tonggak Sejarah Baru RI

Untuk itu secara khusus, Prabowo meminta maaf jika masih banyak anak-anak sekolah yang belum menerima program tersebut.

"Saya yakini tahun 2025 akhir, semua anak Indonesia akan dapat makan bergizi," tambah Prabowo.

Namun ia berjanji bahwa pada akhir tahun 2025, ia jamin seluruh anak Indonesia sudah mendapatkannya.

Baca Juga: Curhat Anak 5 Tahun soal Makan Bergizi Bikin Prabowo Perintahkan Percepatan Program, Target 6 Juta Penerima di Agustus 2025

"Tapi bahwa tidak bisa seketika ini secara fisik tidak mungkin, secara administratif tidak mungkin, proses mengamankan uang yang dikirim tidak hilang itu ada proses yang harus kita lakukan, itu butuh waktu," tambahnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X