Senin, 20 Juli 2026

Fakta di Balik Seblak yang Sebabkan Ribuan Remaja Putri di Karawang Alami Anemia

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 06:30 WIB
Seblak salah satu makanan yang bisa membuat anemia.  (Tangkapan layar YouTube Jessica Jane)
Seblak salah satu makanan yang bisa membuat anemia. (Tangkapan layar YouTube Jessica Jane)

SketsaNusantara.id - Ribuan remaja putri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini tengah menghadapi ancaman serius yakni anemia.

Data dari Dinas Kesehatan Karawang menyebutkan, hasil skrining kesehatan sepanjang tahun 2024 menemukan sebanyak 8.861 remaja putri menderita anemia, dengan 346 di antaranya dalam kondisi berat.

Penyebab utamanya? Pola makan yang buruk dan minim gizi. Salah satu kebiasaan yang disorot adalah konsumsi seblak, kudapan pedas khas Sunda yang kini jadi favorit banyak remaja.

Baca Juga: Pertama Kali dalam Hidup! Pengusaha Tajir Reino Barack Icip-Icip Seblak, Netizen: Syahrini Gak Pernah Minta?

“Mereka lebih suka jajan daripada mengonsumsi makanan bergizi,” ungkap dr. Nurmala Hasanah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Karawang, pada Rabu, 15 Januari 2025.

Seblak dan mie bakso menjadi pilihan sehari-hari yang sering menggantikan asupan bergizi seperti daging, sayuran hijau, atau kacang-kacangan.

Ditambah dengan menstruasi yang terlalu banyak, kondisi ini memperburuk risiko anemia pada remaja putri.

Baca Juga: Profil Irwan Mussry, Pria Kaya Raya yang Mengaku Pertama Kali Dengar dan Coba Seblak, Intip Perjalanan Hidup Suami Maia Estianty

Seblak mungkin menggoda dengan rasa pedas dan beragam toppingnya. Namun, makanan ini ternyata rendah zat besi, nutrisi yang sangat penting untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Hemoglobin berperan penting dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Walau sering ditambahkan sayuran, kandungan zat besinya tidak sebanding dengan makanan bergizi lainnya seperti daging merah atau olahan sayur hijau. Selain itu, seblak yang kerap kaya garam justru dapat mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh.

Asupan pedas dari cabai dalam seblak juga bisa menyebabkan iritasi saluran pencernaan, yang memperburuk penyerapan nutrisi. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa konsumsi seblak secara berlebihan harus dihindari, terutama oleh remaja yang memerlukan asupan gizi lebih tinggi.

Baca Juga: Kesan Pertama Suami Maia Estianty Perdana Dengar dan Coba Seblak, Irwan Mussry Ungkap Kuliner Khas Bandung Itu Punya Aset?

Langkah Penanganan Dinkes Karawang

Dinkes Karawang tidak tinggal diam. Melalui program Gerakan Remaja Sehat, Keren dan Cerdas (Gres Kece), mereka membagikan tablet penambah darah ke sekolah-sekolah.

Remaja putri yang sehat tanpa anemia diberikan satu tablet per minggu sebagai pencegahan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X