SketsaNusantara.id - Bukan sekadar simbol, program "BRI Menanam - Grow & Green" membuktikan keseriusan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendukung kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bertepatan dengan Hari Gerakan Sejuta Pohon, program ini menjadi sorotan karena kontribusinya yang nyata.
Sejak diluncurkan pada 2022, program ini telah menanam lebih dari 1 juta tanaman produktif dan bakau, dengan potensi penyerapan karbon hingga 17.960 ton CO2e per tahun.
Baca Juga: BRI Bayarkan Dividen Interim Rp20,33 Triliun, Komitmen Berkelanjutan untuk Pemegang Saham dan Negara
Langkah ini tidak hanya menargetkan ekosistem darat tetapi juga pesisir, termasuk penanaman mangrove dan restorasi terumbu karang di 14 lokasi di Indonesia.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, menjelaskan bahwa program ini berlandaskan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).
“Penanaman pohon produktif di lahan kritis menjadi solusi nyata untuk mengatasi dampak buruk perubahan iklim sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: 10 Pencapaian Strategis BRI di 2024: Dari AgenBRILink hingga Sustainable Banking
Program BRI Menanam - Grow & Green memiliki tiga pilar utama: sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Dalam aspek sosial, program ini memberdayakan kelompok tani dan nelayan setempat. Mereka dilibatkan dalam setiap tahap, mulai dari penyiapan lahan hingga monitoring tanaman. Hasilnya, 1.080 Kepala Keluarga kini memiliki sumber pendapatan tambahan.
Dari sisi ekonomi, penanaman pohon produktif seperti alpukat, mangga, dan durian menghasilkan nilai ekonomis tinggi.
Hasil panen tanaman ini tidak hanya menjadi pemasukan bagi kelompok masyarakat tetapi juga membuka peluang kerja baru.
Sementara itu, pada aspek lingkungan, fokus utama adalah pemulihan lahan kritis. Dengan meluasnya degradasi akibat illegal logging dan kebakaran hutan, program ini diharapkan mengurangi risiko banjir, longsor, dan kekeringan.
Penanaman mangrove di daerah pesisir juga menjadi langkah restorasi ekosistem laut yang krusial bagi keberlanjutan.
Artikel Terkait
Terungkap! Serangan Ransomware BRI Ternyata Hoax, Pakar dan Influencer Beradu Pendapat di Tengah Reaksi Netizen
Jangan Biarkan Liburan Terganggu! BRI Punya Solusi Asuransi Cepat di BRImo
Drama Ransomware Palsu BRI! Pakar IT Bongkar Kebohongan, Netizen Kritik Influencer yang Terbukti Salah
Kisah Inspiratif dari Sudut Timur Indonesia, Perjalanan Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Berdayakan Kelompok Usaha di Merauke
Kontroversi Klaim Mr Bert Soal Keamanan Siber, dari BRI hingga INAFIS, Pakar IT dan Menkomdigi Angkat Bicara