SketsaNusantara.id - Polsek Cinangka tengah jadi sorotan usai unggahan video yang memuat klarifikasi peristiwa penembakan di rest area Km 45 Tol Tangerang-Merak.
Polsek Cinangka disebut menolak mendampingi korban penembakan Ilyas Abdurrahman (43), untuk mengambil mobil rentalnya yang dibawa kabur.
Pada akhirnya, pemilik rental mobil Makmur Jaya, Ilyas Abdurrahman pun tewas usai ditembak komplotan bersenjata yang berusaha membawa kabur mobil rental miliknya.
Baca Juga: Nathalie Holscher Mengadakan Sayembara Berhadiah Uang Tunai! Beri Sanksi Gegara Satu Netizen Julid
Sementara itu dalam klarifikasinya, Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan Kurniawan berdalih, bukanlah penolakan yang dilakukan pihaknya, melainkan kejelasan kepemilikan dokumen.
“Ini adalah sebagai dasar tindakan kepolisian untuk kita menghindari atau meminimalisasi adanya pelanggaran hukum, jangan sampai terkesan nanti ketika anggota Polri ikut di situ, ini tidak jelas apakah di mana posisi sebagai anggota Polri dalam penugasan penarikan mobil tersebut," kata AKP Asep Iwan Kurniawan dalam video berdurasi 5 menit 19 detik, dikutip SketsaNusantara.id pada Sabtu, 4 Januari 2025.
Asep berdalih, permintaan dokumen itu merupakan hal dasar dari tugas polisi dalam menangani suatu kasus.
Baca Juga: Kabar Dari Mekkah! Pemerintah Arab Saudi Berencana Batasi Usia Jamaah Haji Lansia, Maksimal...
Namun, klarifikasi yang dilakukan Polsek Cinangka bak boomerang.
Publik merasa tak puas dengan kinerja kepolisian, khususnya Polsek Cinangka yang enggan mendampingi korban hingga berujung penembakan, perkara urusan dokumen semata.
“Kapolsek (akhir video): ‘meminimalisir adanya korban’, lah mereka lapor kan niatnya antisipasi, karena nggak ada kalian jadinya ada korban. Kok gini amat level SDM seorang kapolsek Pak Kapolri @ListyoSigitP? apalagi di bawahnya,” tulis akun X @Bospxxx.
Baca Juga: Siapa Omara Naidra Esteghlal? Pacar Baru Prilly Latuconsina yang Liburan Bareng di Kamboja
“Kalau sedang berbicara terus pegang hidung, itu tandanya apa ayo,” tulis akun X @desanpermxxx.
“Seharusnya memakai pembuktian terbalik. Terima dulu, dampingi dan diselesaikan di TKP. Kalaupun keliru tinggal sanksi laporan palsu,” tulis akun X @IrvanNoorHaxxx.
Artikel Terkait
Polda Jatim Amankan 13 Pesilat PSHT Pelaku Pengeroyokan Anggota Polsek Kaliwates, 2 di Antaranya Masih di Bawah Umur
Kalah dari Warung Madura! Kantor Polsek Cibinong Tutup dan Tidak Ada Orang ketika Warga Hendak Melapor
Viral! Kronologi Penembakan Bos Rental Mobil di Tangerang, Sempat Minta Tolong Polisi Tapi Tak Digubris
Siapa Rudi S Gani? Profil Pengacara dari Sulawesi Selatan yang Jadi Korban Penembakan OTK, Buah Hatinya Menangis Pilu
Sempat Ditolak Saat Minta Bantuan Polisi, Inilah Kronologi Pencurian Mobil Rental Berujung Maut di Tangerang