Kamis, 4 Juni 2026

Jokowi Tanggapi Santai Dirinya Dimasukkan Nominasi Pemimpin Terkorup 2024: Ya Buktikan Saja....

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Rabu, 1 Januari 2025 | 17:00 WIB
Potret Jokowi saat masih menjadi Presiden RI (Instagram @jokowi)
Potret Jokowi saat masih menjadi Presiden RI (Instagram @jokowi)

SketsaNusantara.id - Mantan Presiden Jokowi menanggapi dirinya yang dimasukkan sebagai salah satu nominasi pemimpin paling korup oleh sebuah lembaga survey.

Survey itu dilakukan oleh sebuah lembaga survey bernama Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang merupakan lembaga independen yang berfokus pada isu korupsi dunia.

Saat ditemui media dikediamannya di Solo, Jokowi seperti biasa menanggapi hal itu dengan santai dan kalem.

Baca Juga: Punya Prestasi Membanggakan! Inilah Profil OOCRP yang Jadi Sorotan di Indonesia Usai Masukkan Nama Jokowi Jadi Finalis Tokoh Korup di Dunia

Ia meminta agar semua tuduhan yang dijatuhkan pada dirinya tersebut dibuktikan sebab saat ini  menurutnya banyak sekali 'kendaraan' yang bisa digunakan untuk memframing jahat dirinya.

Untuk itu Jokowi hanya meminta agar senua itu dibuktikan saja daripada menebar fitnah yang belum bisa dibuktikan kebenarannya.

"Korup apa?," ujar Jokowi sambil tertawa terkait dirinya masuk salah satu nominasi pemimpin terkorup didunia di dunia versi OCCRP dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.

Baca Juga: Momen Akrab Anies Baswedan dan Ahok Ramai Jadi Sorotan, Jokowi Absen Hadiri Acara Malam Tahun Baru di Jakarta Jadi Gunjingan Netizen

"Yang di korup apa ya dibuktikan," imbuhnya.

Awak media yang hadir langsung menimpali bahwa OCCRP menyatakan bahwa yang di korup atau dimanipulasi oleh Jokowi dalam hal ini adalah sistemnya.

"Sistem apa? Sekarang itu banyak sekali fitnah, banyak framing jahat, tuduhan-tuduhan tanpa ada bukti, itu yang terjadi sekarang," tegas Jokowi.

Baca Juga: Jokowi Kini Sandang Predikat Finalis Pemimpin Terkorup di Dunia 2024 Versi OCCRP, Inilah Predikat Mentereng yang pernah Diraih

Menurutnya apa yang terjadi padanya saat ini merupakan bentuk framing berbau politis dimana lawan-lawan politiknya menggunakan 'kendaraan' apapun untuk merusak citranya.

"Orang bisa menggunakan kendaraan apapun, bisa pakai NGO, pakai partai, ormas, untuk menuduh, untuk membuat framing jahat untuk tujuan jahat," tambahnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X