SketsaNusantara.id - Rieke Diah Pitaloka, artis sekaligus anggota DPR RI dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD.
Pemeran Oneng di sinetron komedi Bajaj Bajuri ini dilaporkan atas pernyataannya menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen.
Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan ini dituding sebagai provokator untuk menolak kenaikan PPN menjadi 12 persen pada 1 Januari 2025.
MKD pun memanggil Rieke Diah Pitaloka melalui surat panggilan sidang tertanggal 27 Desember 2024.
Dalam surat yang beredar di media sosial, tertungkap sosok yang melaporkan Rieke Diah Pitaloka bernama Alfadjri Aditia Prayoga.
Tak tinggal diam, Rieke Diah Pitaloka mengirimkan surat balasan kepada MKD pada 30 Desember 2024.
Dalam surat yang diunggahnya lewat akun X pribadinya @riekediahp, mantan istri Donny Gahral Adian ini meminta Pimpinan MKD RI untuk memberikan informasi terkait sosok pelapor.
Pada poin ketiga dalam suratnya tersebut, Rieke Diah Pitaloka meminta hasil verifikasi atas keterangan saksi dan ahli berdasarkan Pasal 27, 28 dan 29 Peraturan DPR RI Nomor 2 Tahun 2015 tentnag Tata Beracara Mahkamah Kehormatan DPR RI.
Ia meminta Pimpinan MKD memberikan informasi terkait identitas saksi berupa nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, pekerjan hingga domisili yang dibuktikan dengan KTP maupun kartu identitas resmi lainnya.
Tak hanya itu, Rieke juga meminta bantuan netizen untuk mencari sosok Alfadjri Aditia Prayoga.
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Bandingkan Nasib Pejabat di 4 Negara Maju dengan Indonesia: Di Swedia Mereka Naik Kereta dan Tinggal di Rumah Pribadi
4 Fakta Mencengangkan Mobil Dinas Pejabat di Indonesia, Ferry Irwandi: Lebih dari 1 dan Bisa Digunakan untuk Bertamasya
Viral Video Polisi Lari Terbirit-birit Ditantang Pemuda Pembawa Golok di Jakarta Barat, Mulanya Sempat Pamer Pistol Tapi...
Sentil Vonis 6,5 Tahun Hukuman Harvey Moeis, Mahfud MD Justru Disindir Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman: Orang Gagal!
Sebut Mahfud MD Orang Gagal! Profil Habiburokhman, Ketua Komisi III DPR RI yang Dulu Sempat Ditahan Karena Terlalu Kritis