Senin, 20 Juli 2026

Perundungan Anak Terjadi Lagi! Sebab Tak Beri Uang Kepada Kakak Kelas, Anak Kelas 2 SD di Subang Ini Dianiaya Hingga Kritis

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 23 November 2024 | 20:30 WIB
Ilustrasi perundungan terjadi pada siswa SD di Blanakan Subang, korban kondisinya kritis (Pixabay.com/ Tumisu)
Ilustrasi perundungan terjadi pada siswa SD di Blanakan Subang, korban kondisinya kritis (Pixabay.com/ Tumisu)

 

SketsaNusantara.id - Perundungan dan penganiayaan di sekolah kembali terjadi hingga korban kritis dan kasus sedang ditangani kepolisian.

Penganiayaan kini menimpa pada seorang anak kelas 3 SD hingga mengakibatkan kritis.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, seorang anak kelas 2 SD alami kritis setelah dianiaya oleh kakak kelasnya di sekolaah.

Baca Juga: Duduk Perkara Kericuhan dan Tindakan Premanisme yang Viral di SMA Gloria 2 Surabaya, Berawal dari Kasus Perundungan hingga Berakhir Damai

Peristiwa tersebut terjadi di Blanakan, Subang Jawa Barat dimana anak kela 2 SD tersebut kini terbujur kritis tak berdaya.

Si anak yang menjadi korban tersebut kini sudah 2 hari tak sadarkan diri setelah dianiaya kakak kelasnya yang sudah kelas 4 dan 5.

Sebelum kondisi kesehatannya menurun, korban mengeluh bawha ia sakit bagian kepala lalu muntah-muntah.

Baca Juga: Kecewa, Korban Perundungan Sebut SMA Binus Memutar Balik Fakta karena Tak Transparan Tampilkan Bukti CCTV, Begini Tanggapan Pihak Sekolah

Ia juga kemudian sudah mengaku dianiaya dua kakak kelasnya yang berinisial M dan O disebabkan ia tak memberikan uang pada pelaku saat jam istirahat.

Kasim, kepala sekolah SD dimana korban dan pelaku belajar mengaku bahwa kejadian tersebut tak terjadi di dalam kelas karena jika itu terjadi didalam kelas maka anak-anak yang lain pasti akan lapor.

"Itu tidak benar (tidak di bully di kelas," tegas Kasim, kepala sekolah SD dimana korban dan pelaku menuntut ilmu.

Baca Juga: Pondok Pesantren Tahfidz Azzayidy Berusaha Lindungi Pelaku Perundungan, Ibunda Korban: Pimpinan Pondok Guru Spiritual Jokowi

"Kalau kejadian di kelas di manapun, pasti anak yang lain pasti ngomong, pasti laporan ke kantor," tegasnya.

Setelah jatuh korban, terkait perundungan ini maka pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi namun sampai saat ini masih belum menetapkan tersangka.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X