SketsaNusantara.id - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah mengurangi jumlah kantor selama 2020-2024.
Terhitung sejak 2020 hingga September 2024, BRI telah mengurangi jumlah kantor hingga 1.436 kantor.
Hal ini dilakukan untuk mengakselerasi inklusi keuangan dan menciptakan sharing economy ke masyarakat.
Baca Juga: BRI Bantu UMKM Naik Kelas, Gelar Pelatihan Ekspor untuk Pengusaha Lokal
Pengurangan jumlah kantor ini juga diiringi dengan pengalihan layanan perbankan melalui AgenBRILink.
“Layanan kantor yang ditutup kemudian dialihkan kepada para AgenBRILink yang tersebar di warung-warung,” ujar Direktur Utama BRI, Sunarso.
Sunarso juga mengungkapkan, pengalihan ini merupakan bagian dari transformasi BRI tahap kedua yang disebut BRIvolution 2.0.
Baca Juga: BRI Fellowship Journalism 2025, Buka Peluang Beasiswa S2 untuk Jurnalis Indonesia
Sunarso juga menekankan, dalam fase ini, inklusi menjadi kunci.
Aspirasinya, BRI ingin menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion”.
"Maka kemudian, kita mengurangi jumlah kantor sebenarnya dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat yang kita kemas dalam rangka financial inclusion. Maka kemudian AgenBRILink dimaksudkan untuk memastikan terjadinya sharing ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang secara inklusif melibatkan partisipasi masyarakat sebanyak-banyaknya,” terang Sunarso di segmen Money Talks Power Lunch CNBC Indonesia, Selasa 5 November 2024.
Baca Juga: BRI Tingkatkan Keamanan BRImo untuk Cegah Cybercrime, Ini Tips Aman bagi Nasabah
Sunarso juga mengungkapkan hasil riset yang menunjukkan masyarakat Indonesia masih lebih menyukai layanan perbankan melalui agen.
Artikel Terkait
AgenBRILink Tembus 1 Juta, Revolusi Keuangan yang Membawa Kemajuan hingga ke Pelosok Indonesia
Kisah Sukses Sunaie AgenBRILink Jadi Solusi Keuangan Warga Sumenep
Kisah Mariyati Daeng Ngintang, AgenBRILink dari Pulau Lae-lae Makassar yang Jadi Pahlawan Inklusi KeuanganÂ
BRI Dorong Pemerataan Ekonomi Inklusif Lewat Jaringan AgenBRILink
BRI Fellowship Journalism 2025, Buka Peluang Beasiswa S2 untuk Jurnalis Indonesia
BRI Bantu UMKM Naik Kelas, Gelar Pelatihan Ekspor untuk Pengusaha Lokal