Minggu, 19 Juli 2026

Indeks Bisnis UMKM BRI Triwulan III 2024: Ekspansi Melambat, Perlu Dorongan Daya Beli untuk Pertumbuhan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 5 November 2024 | 10:53 WIB
Indeks Bisnis UMKM berada pada level 102,6 atau lebih rendah dibandingkan dengan Triwulan II 2024 (Dok. BRI)
Indeks Bisnis UMKM berada pada level 102,6 atau lebih rendah dibandingkan dengan Triwulan II 2024 (Dok. BRI)

 

SketsaNusantara.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan hasil Indeks Bisnis UMKM Triwulan III 2024. Data menunjukkan ekspansi bisnis UMKM melambat, dengan indeks mencapai level 102,6, lebih rendah dari kuartal sebelumnya (109,9).

Menurut Supari, Direktur Bisnis Mikro BRI, meskipun melambat, indeks di atas 100 menunjukkan ekspansi masih berlanjut.

Aktivitas masyarakat pasca Hari Besar Keagamaan Nasional, libur sekolah, dan musim panen perkebunan menopang aktivitas UMKM.

Baca Juga: BRI Tingkatkan Keamanan BRImo untuk Cegah Cybercrime, Ini Tips Aman bagi Nasabah

Penurunan indeks ini disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat, normalisasi permintaan setelah HBKN, serta kenaikan harga bahan baku yang menggerus keuntungan.

“Penurunan ini disebabkan turunnya daya beli masyarakat, normalisasi permintaan pasca perayaan HBKN, normalisasi produksi pertanian pasca panen raya, enaikan harga barang input, dan persaingan yang semakin ketat,” kata Supari.

Dari delapan komponen indeks, lima di antaranya masih di atas 100, sementara tiga lainnya berada di bawah 100. Indeks volume produksi/penjualan, nilai penjualan, dan penggunaan tenaga kerja mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Baca Juga: BRI Optimis Dukung Kebijakan Ekonomi Hilirisasi dan Swasembada di Bawah Pemerintahan Baru

Sektor pertanian serta hotel dan restoran mengalami kontraksi. Sebaliknya, sektor pertambangan masih ekspansi, terutama karena musim kemarau yang kondusif.

Sektor konstruksi mencatatkan indeks tertinggi (116,3), didorong proyek-proyek akhir tahun yang meningkat. Namun, meski ekspansi terjadi, sektor-sektor ini bergerak lebih lambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Ke depan, pelaku UMKM masih optimis. Indeks Ekspektasi Bisnis untuk Q4-2024 mencapai 122,3, meski terjadi penurunan yang mengindikasikan prospek lebih moderat.

Survei ini melibatkan lebih dari 7.084 responden UMKM dari 33 provinsi, mencakup berbagai sektor ekonomi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X