Kamis, 4 Juni 2026

PGMI Jember Berikan Dukungan, Gus Fawait Komitmen Perhatikan Nasib Guru Madrasah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:19 WIB
PGMI Jember dukun pasangan calon bupati Gus Fawait-Djoko (Dok. SketsaNusantara.id)
PGMI Jember dukun pasangan calon bupati Gus Fawait-Djoko (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Dukungan kembali diberikan kepada Pasangan Muhammad Fawait-Djoko Susanto nomor urut 02, dari Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Jember.

Dukungan ini diberikan langsung ke Gus Fawait, di Posko Pemenangan Rumah Cinta di Kecamatan Kaliwates, Kamis 25 Oktober 2024.

Ketua PGMI Jember Syarofi Romdon mengatakan, dengan dukungan yang diberikan ini sebagai bentuk kepercayaan bahwa Gus Fawait dapat membawa perubahan pada nasib guru, terutama guru madrasah.

Baca Juga: Dukung Gus Fawait - Djoko, Mantan Sopir Ambulans Jember Deklarasikan Dukungan untuk Paslon 02

“Selama ini guru madrasah cukup termarjinalkan, jadi belum pernah tersentuh oleh pemerintah melalui APBD,” ungkapnya.

Maka, dengan adanya dukungan yang diberikan kepada Gus Fawait karena mengingat bahwa dirinya sosok yang berlatar belakang pesantren dan memahami kondisi madrasah.

"Kami yakin dengan adanya Gus Fawait ini, guru madrasah nanti akan ada perubahan. Kami pernah bersurat kepada bupati sebelumnya sampai 3 kali, tapi gak pernah ada respon. Makanya kami kecewa," imbuhnya.

Baca Juga: Siapkan Program 20 Ribu Beasiswa, Gus Fawait Anak-Anak dan Santri di Jember Bisa Mengenyam Pendidikan Tinggi

Dikonfirmasi terpisah, Gus Fawait menyampaikan bahwa program yang sudah disiapkan ada yang khusus untuk para guru termasuk guru madrasah.

"Saya sejak kecil belajar di madrasah, mulai MI, MTs, hingga MA. Jadi kami punya program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Untuk jangka panjang, kami prioritaskan di pendidikan, salah satunya madrasah," ungkap Gus Fawait.

Politisi Gerindra ini juga berkomitmen bahwa, akan memperhatikan sektor pendidikan di pelosok dengan melalui program jangka panjang yang sudah disiapkan.

Baca Juga: Calon Bupati dari Kalangan Santri Kerap Terima Serangan Personal, Gus Fawait Malah Banjir Dukungan

Termasuk juga fokusnya, guna mengurai kemiskinan yang selama ini disebabkan oleh minimnya akses pendidikan.

"Salah satu penyebab kemiskinan adalah pendidikan yang rendah. Di desa, rata-rata pendidikan itu madrasah. Makanya kami tidak akan membeda-bedakan. Madrasah juga punya peluang yang sama dengan sekolah lainnya," tutupnya.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X