Kamis, 4 Juni 2026

Perjalanan Karier Yusril Ihza Mahendra yang Menjadi Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:00 WIB
Yusril Ihza Mahendra (Instagram.com/@yusrilihzamhd)
Yusril Ihza Mahendra (Instagram.com/@yusrilihzamhd)

 

SketsaNusantara.id – Pada 20 Oktober 2024 yang lalu, susunan Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto telah diumumkan.

Dalam pengumuman pelantikan susunan kabinet tersebut, terdapat nama Yusril Ihza Mahendra. Ia ditunjuk sebagai salah satu jajaran menteri di Kabinet Merah Putih 2024-2029.

Yusril ditunjuk oleh Prabowo Subianto untuk menjadi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Baca Juga: Raffi Ahmad Dilantik oleh Prabowo Subianto Diulas Publik, Netizen: Percaya Diri Pakai Gelar Palsu

Pria kelahiran 5 Februari 1956 di Belitung Timur ini merupakan lulusan sarjana Fakultas Hukum, Universitas Indonesia dan juga menekuni filsafat di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia tahun 1983.

Setelah itu, ia juga melanjutkan pascasarjana di University of the Punjab, Pakistan dan mendapat gelar Doktor Ilmu Politik dari Universitas Sains Malaysia tahun 1993.

Sebagaimana yang telah dilansir oleh SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, Yusril mengawali kariernya sebagai Guru Besar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Indonesia.

Baca Juga: 7 Penasihat Khusus Presiden Prabowo dari Luhut Binsar Pandjaitan hingga Terawan Agus Putranto, Apa Saja Tugasnya

Ia juga pernah bekerja di Sekretariat Negara pada masa Presiden Soeharto yang bertugas untuk menyiapkan naskah Kepresidenan.

Ia juga merupakan pendiri dari Partai Bulan Bintang atau dikenal sebagai PBB di tahun 1998.

Selain itu, Yusril juga pernah menjadi Menteri Hukum dan Perundang-undangan Indonesia pada masa Presiden Gus Dur. Lalu, ia kembali menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM di masa Presiden Megawati.

Baca Juga: Prabowo Adakan Pembekalan Kabinet di Magelang, Pengamat Sebut Sebagai Terobosan Penting untuk Soliditas dan Ketangguhan

Pada tahun 2004-2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Yusril menjabat menjadi Menteri Sekretaris Negara Indonesia.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X