Kamis, 4 Juni 2026

Sebut Bakal Hasilkan Generasi Cerdas, Imam Besar Istiqlal Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:00 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar dukung program Makan Bergizi Gratis. (Instagram.com/masjidistiqlal.official)
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar dukung program Makan Bergizi Gratis. (Instagram.com/masjidistiqlal.official)

SketsaNusantara.id - Program makan bergizi gratis di sekolah oleh Prabowo-Gibran didukung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

Imam Besar yang sekaligus Rektor Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Quran Jakara itu optimis bahwa program ini tak hanya membantu anak tetapi juga orang tua.

“Orang tua nanti akan dibantu dengan program seperti ini. Kita sangat berharap bahwa kualitas anak-anak didik kita setelah menjalani fase pemberian gizi itu pasti kita akan panen manusia-manusia yang berkualitas, cerdas,” kata Nasaruddin.

Baca Juga: 6 Pejabat Tinggi Amerika Serikat Ditugaskan Khusus untuk Hadiri Pelantikan Prabowo

Menurutnya, ada beberapa faset pertumbuhan anak, dimulai dari oral stage pada usia 0-1 tahun.

Selanjutnya adalah anla stage antara 2-3 tahun, phallic stage antara 3-5 tahun, latency stage antara 5 tahun sampai pubertas, dan genital stage yaitu masa puber hingga dewasa.

Dari fase-fase tersebut, Nasaruddin menyebut bahwa gizi sangat dibutuhkan demi membentuk generasi cerdas.

Baca Juga: TOK! Presiden Jokowi Resmikan Istana Negara di IKN, Sebut Kualitas hingga Berbagi Peran Peresmian dengan Prabowo Subianto

Ia juga optimis bahwa program ini akan membuat SDM rakyat Indonesia menjadi semakin cerdas.

“Dengan program ini InsyaAllah kita sangat berhitung ke depan pasti kualitas Indonesia ya warga negaranya akan semakin cerdas, selamat kepada Pak Prabowo membuat suatu program yang sangat Islami sangat religius,” jelasnya.

Sejalan dengan program tersebut, ada hadist mengenai pemberian makan bergizi kepada orang yang kelaparan ada dalam HR. Al-Hakim.

Baca Juga: Siapa Panda Nababan? Profil Mantan Politikus PDIP yang Viral Soal Cerita Pernah Diminta Luhut Bantu Bebaskan Adik Prabowo

"Barangsiapa yang kenyang sedangkan tetangganya kelaparan, maka dia bukanlah dari golonganku." (HR. Al-Hakim).

Di zaman Rasulullah SAW juga terdapat kisah “Suffah” yang dimaknai sebagai suatu tempat di masjid Nabawi yang dihuni oleh para kaum muhajirin yakni yang belum memiliki pekerjaan dan kehidupan yang layak di Madinah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X