SketsaNusantara.id - Pengamat politik, Rocky Gerung buka suara soal muncul pemberitaan segerombolan orang mengaku mahasiswa yang melaporkan aktivis sekaligus Dosen UNJ, Ubedillah Badrun.
Tanggapan Rocky Gerung tentang kabar berita tersebut disampaikannya melalui video dalam YouTube pribadinya.
Sebelum ke tanggapan Rocky, informasi tentang mahasiswa laporkan aktivis Ubedillah Badrun terjadi pada Jumat, 11 Oktober 2024.
Baca Juga: Bukan Cuma Elektabilitas, Rocky Gerung Sebut Ada 3 Syarat Calon Pemimpin di Pilkada 2024
Menurut kabar beredar, adanya sebuah Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus yang menggelar unjuk rasa di depan Gerbang Utama UNJ.
Aksi demo itu diketahui merupakan respons atas tindakan dosen UNJ Ubedillah Badrun yang merupakan pelopor kongres Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (KMPI) dengan tujuan merencanakan aksi melawan Pemerintah Jokowi.
Selain di depan UNJ, para Aliansi Peduli Kampus itu juga melakukan unjuk rasa di KEMENDIKNAS RI, bahkan mereka mendesak Kemendikbud RI untuk mengevaluasi Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Tentang hal tersebut, Rocky Gerung merasa ada keanehan yang terjadi mengingat gerakan mahasiswa memiliki sifat yang sangat anti Pemerintah.
"Sebetulnya dari awal gerakan mahasiswa pasti akan terus hidup, dan sifat gerakan itu tentu selalu mempersoalkan legitimasi dari gibran, bahkan legitimasi dari rezim ini. Rezim ini termasuk di dalamnya adalah buzzer-buzzer jokowi sebetulnya itu soalnya, jadi kalau ada protes dari mahasiswa terhadap mahasiswa lainnya itu artinya ada yang disewa oleh rezim," tutur Rocky.
"Kan watak dari mahasiswa itu kan anti kekuasaan, kalau ada protes terhadap anti kekuasaan, berarti itu adalah kalangan yang pro kekuasaan," imbuhnya.
Rocky menyampaikan jika kelompok yang pro ke Pemerintah seperti Aliansi Peduli Kampus tersebut merupakan orang-orang yang telah dibayar atau disuruh.
Artikel Terkait
Jokowi Dicap Pembohong! IKN Bukan Keinginan Rakyat tapi Ambisi Pribadi, Rocky Gerung: Bikin Perjanjian dengan Masa Depan Dinastinya
Rocky Gerung Mengaku Ikut Mendirikan Forum Tanah Air atau FTA yang Diskusinya Dibubarkan Kelompok Kekerasan di Hotel Grand Kemang
Viral Gerombolan Preman Bubarkan Paksa Diskusi FTA di Kemang, Rocky Gerung: Aparat Keamanan Sengaja Membiarkan...
Rocky Gerung Ungkap Alasan dan Tujuan Pembentukan FTA atau Forum Tanah Air yang Diskusinya Dibubarkan Paksa
Ada Dalang di Balik Pembubaran Diskusi FTA, Rocky Gerung: Tentu Ada yang Menyuruh!