BMKG sebelumnya telah mengadakan webinar untuk memberikan peringatan dini terhadap beberapa zona yang terbilang rawan di Indonesia yakni di wilayah-wilayah sepanjang zona megathrust, terutama di pantai barat Sumatera dan selatan Jawa, memiliki risiko tinggi terkena dampak gempa.
Baca Juga: Merasa Tak Adil, Pengurus RT/RW di Sumbersari Tolak Perekrutan KPPS oleh PPS
BMKG juga menekankan pentingnya mitigasi bencana berupa kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana megathrust ini.
Namun, BMKG tidak pernah memberikan prediksi mengenai waktu dan wilayah mana saja yang akan terkena dampak megathrust seperti yang diberitakan akhir-akhir ini.
Melalui webinar dan forum diskusi yang diselenggarakan BMKG, pihaknya mengedukasi masyarakat untuk mengenali tanda-tanda awal gempa dan cara evakuasi yang benar sehingga resiko jatuhnya korban jiwa bisa ditekan saat terjadi bencana.
Oleh karena itu, jika ada kabar mengenai prediksi waktu maupun tempat terjadinya megathrust yang beredar di media sosial masyarakat dihimbau untuk tidak panik dan memastikan kebenaran beritanya.
Masyarakat juga dihimbau untuk mengikuti akun resmi media sosial BMKG atau mengunjugi laman resmi BMKG untuk memeriksa kebenaran berita yang beredar terkait bencana alam termasuk gempa dan tsunami.
"Untuk mendapatkan informasi yang valid mengenai gempa bumi, tsunami, dan potensi bencana lainnya, kami sarankan masyarakat selalu merujuk pada sumber resmi seperti laman atau website BMKG atau bisa juga install aplikasi mobile Info BMKG," tuturnya.
Baca Juga: 5 Fakta Insiden Pendaki Perempuan Asal Semarang yang Hilang saat Mendaki Gunung Slamet Jawa Tengah
BMKG juga telah berkoordinasi dengan pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat dalam penanganan bencana.
"Tidak perlu panik terhadap berita yang belum jelas kebenarannya dan ikuti instruksi pemerintah setempat jika terjadi bencana gempa bumi atau tsunami," kata BMKG.
"Mari kita bersama-sama lawan penyebaran hoaks demi menjaga ketenangan dan keamanan masyarakat," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ragam Ucapan Publik X untuk Jokowi Sebelum Masa Jabatannya Jadi Presiden Selesai: Selamat Kembali ke Asal..
Viral di X! Anak Terobsesi dengan Ibu Kandung hingga Ingin Berbuat Pelecehan, Netizen: Sakit Jiwa...
Berkelas! Anies Baswedan Sebut Jokowi 'Family Man', Netizen Ungkit Politik Dinasti dan Kontroversi Keluarga Mulyono yang Bikin Gregetan
Sempat Viral Tagar Seret Jokowi ke Penjara, Benarkah Presiden Bisa Dituntut saat Masa Jabatannya Berakhir?
3 Mahasiswa UNISNU Jepara Tawarkan Konsep Pengolahan Limbah Kayu Jadi Energi Hijau, Sukses Raih Gelar Runner-Up di Business Plan Competition di UNS
BRI Dukung Klaster Usaha Rumput Laut Semaya di Nusa Penida, Kualitas Terjaga sejak 2012