“Acara ini menjadi platform strategis bagi para pengembang untuk menampilkan ide-ide kreatif mereka dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut,” tegas Muhammad Neil El Himam, M.Sc, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kemenparekraf.
BDD sendiri merupakan kolaborasi antara kemenparekraf/Baparekraf dengan Dicoding selaku Google Developers Authorized Training Partner dan Google Cloud Partner di Indonesia.
Adapun tema yang diusung yakni Bridging the Digital Skills Gap: Paving the Way for Digital Indonesia.
Perhelatan BDD ini merupakan ini inisiatif Kemenparekraf untuk meningkatkan kapasitas dan kompetisi para pengembang digital di Indonesia.
Diharapkan, acara ini dapat membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat dan berdaya saing global.
Event BDD di Yogyakarta ini merupakan kali kedua yang digelar di tahun ini yang sebelumnya digelar di Bandung pada 9 Maret 2024 lalu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapa Terduga Pelaku Penyimpangan ke 15 Anak yang Heboh di Tangerang? Berikut Profil Pimpinan Panti Asuhan dan Sifat Aslinya
Huru-hara Fufufafa Kembali Heboh Dugaan Info Ring 1 Bocor hingga Isu Budi Arie Diminta Hapus Jejak, Beneran Gibran?
Nasib Tragis Gibran Rakabuming Usai Kasus Fufufafa Terungkap, Dampingi Prabowo Plonga-Plongo Tak Lagi Dianggap: Depresi
Gus Fawait dan Ribuan Muslimat di Ambulu Berdoa Bersama untuk Pilkada Jember yang Damai dan Lancar
Mahfud MD Beri Bocoran Tipis Pernah Dilobi Menyetujui Perpanjang Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Netizen: Otak Rakus, Bongkar Semua