Sementara itu, Dinas PPA akan memberikan pendampingan hingga asesmen psikolog pada korban.
“Setelah pemeriksaan BAP, ssudah itu kia akan asesmen dengan psikolog untuk menenangkan ketegangannya,” tutur Zascamelya lagi.
Tak hanya itu, Dinas PPA juga meminta masyarakat yang memiliki video asusila tersebut untuk menghapusnya.
“Siapa yang mempunyai video ini, karena ini via Whatsapp, itu dihapus ya,” tuturnya lagi.
Zascamelya juga meminta seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran video asusila tersebut.
“Karena kita melindungi psikologi anak,” ucapnya seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Tribunnews Sultra Official.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Viral Video Aksi Tak Senonoh Guru dan Siswi Madrasah di Gorontalo, Ternyata Simpan Fakta Mengejutkan Ini...
Oknum Guru di Gorontalo dalam Video Asusila yang Viral Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Penjara Maksimal 15 Tahun
Modus Operandi Oknum Guru di Gorontalo dalam Video Asusila yang Viral, Sering Bantu Mengerjakan Tugas
Perekam Video Asusila Oknum Guru dan Murid yang Viral Benarkah Teman Korban? Begini Penjelasan Polres Gorontalo
Polres Gorontalo Ungkap Motif Sementara Perekam Video Asusila Oknum Guru dan Murid, Netizen: Tolong Jangan Dihukum
Jaga Privasi Korban, AJI Indonesia Kritik Pelanggaran Etik Media Massa dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual di Gorontalo