Ia kembali menegaskan tak ada maksud netizen untuk memecah belah antara Prabowo dan Gibran.
"Kelakuan Gibran dianalisis sebelum jadi presenter, jadi tidak ada upaya memecah belah presentasi Prabowo dan Wakil Presentasi," ujar Rocky.
Rocky menganggap hal tersebut hanya masalah biasa yang kerap terjadi di Demokrasi Indonesia yakni terkait dengan sinisme dan satir.
Selanjutnya Rocky mengungkap bahwa Politik Indonesia diasuh oleh netizen dan bukan lagi diasuh Partai Politik maupun Talkshow.
Secara gamblang Rocky menyampaikan, beredarnya gerakan hanya pasang Prabowo yang kini menjadi bahan pembahasan menunjukkan kehebatan netizen dalam mengolok-olok politik.
"Bukan mengolok-olok bangsa, bukan mengolok-olok republik, bukan mengolok-olok sejarah, tapi mengolok-olok politik, yaitu politik yang cawe-cawe," pungkas Rocky Gerung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Gibran Kepergok Nonton Konser Bruno Mars Bersama Istri, Netien Salfok Komentari Hal Ini
Benarkah Chilli Pari Milik Gibran Rakabuming Raka Sediakan Menu Sushi Roll Fufufafa dan Jadi Fakta Baru di Balik Akun Bernama Serupa? Ini Faktanya
Netizen Sebut Gibran Tone Deaf Setelah Kedapatan Menonton Konser Bruno Mars di Jakarta: Waduh Ngeri Wapres Kita!
Warga X Suarakan Tagar Ganyang Jokowi Gibran hingga Trending, Bahas Hukum Indonesia yang Diobrak-abrik
5 Hal Terkait Yuanikarina, 'Istri Pengusaha Muda' Pamer Pulang Bareng Gibran Diduga Dikawal Polisi Usai Nonton Konser Bruno Mars, Siapa Dia?