Kamis, 4 Juni 2026

Kata Pramono Anung saat Disebut 'Mesin Partai', Mengaku Maju di Pilgub Jakarta 2024 Bukan Hasil Lobi

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 18 September 2024 | 16:13 WIB
Pramono Anung saat blusukan ke kawasan Kemang Timur, Jakarta Selatan. (Instagram/pramonoanungw.)
Pramono Anung saat blusukan ke kawasan Kemang Timur, Jakarta Selatan. (Instagram/pramonoanungw.)

SketsaNusantara.id - Calon gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak pernah melobi siapa pun agar bisa maju di Pilgub Jakarta menjadi calon gubernur.

"Untuk menjadi calon gubernur, saya enggak pernah melobi siapa pun," tegas Pramono Anung kepada awak media.

Menurutnya, pertarungan di Pilgub Jakarta bukan lagi menyoal mesin partai, melainkan figur.

Baca Juga: Tiru Gaya Kaesang dan Erina? Netizen Kocak Parodi Jadi Kenek Privat Jet Rute Citayem-Depok, Gayanya Mirip...

Pengalaman di 2012 bisa menjadi contoh, sambung Pramono, dimana saat itu Jokowi yang berpasangan dengan Ahok di Pilgub Jakarta didukung 18 persen, sementara ia dan Rano kini 15 persen.

Pun kata Mas Pram, jika kemudian masyarakat Jakarta memberikan dukungan kepadanya, itu menunjukkan bahwa yang namanya mesin partai atau partai hanya sebagai fasilitas untuk maju.

"Jadi yang ingin saya katakan bahwa kerja politik, kerja di lapangan itulah yang menentukan, jadi pertarungan saya adalah pertarungan figur," urainya.

Baca Juga: Hidup Penuh Plot Twist, Pasangan Viral yang Pernah Ditawari Jokowi Jadi Wali Nikah Akhirnya Putus, Alasannya Bikin Ngenes

Mas Pram mengambil contoh saat ia blusukan ke kawasan Cakung yang dikenal sebagai basis pendukung garis keras Anies Baswedan.

Masyarakat Cakung ia klaim kini mengalihkan dukungan pada Pramono Anung dan Rano Karno, berkat pertarungan figur yang menurutnya lebih berperan dibanding partai.

"Saya pekerja keras, sungguh-sungguh, track record saya boleh dicek, 25 tahun bukan waktu yang pendek," paparnya.

Baca Juga: Diduga Diputus Kekasih, Seorang Anggota TNI Menangis Terbaring Usai WhatsAppnya Diblokir, Netizen: Perempuan Butuh Kepastian….

Sementara itu, tokoh ulama Cakung di Jakarta Timur, KH Zaenal Arifin akui bahwa ia adalah pendukung garis keras Anies Baswedan.

"Saya terus terang pendukung Anies (Baswedan), Pak Pram," urainya.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X