Kamis, 4 Juni 2026

3 Tahun Berdiri, Holding Ultra Mikro BRI Sukses Layani 176 Juta Nasabah Simpanan hingga 36,1 Juta Debitur

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 13 September 2024 | 08:57 WIB
Kiprah 3 Tahun Holding Ultra Mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian dan PNM (SketsaNusantara.id )
Kiprah 3 Tahun Holding Ultra Mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian dan PNM (SketsaNusantara.id )

 

SketsaNusantara.id - Holding Ultra Mikro yang terdiri dari Bank BRI, Pegadaian dan PNM (Pemodalan Nasional Madani) genap berusia 3 tahun.

Pembiayaan yang melibatkan 3 entitas BUMN ini didirikan pada 13 September 2021 lalu.

Dalam usianya yang baru 3 tahun ini, Holding Ultra Mikro (UMi) berhasil melayani lebih dari 176 juta nasabah simpanan.

Baca Juga: Apa Itu Labubu? Boneka Viral yang Dipakai Lisa Blackpink, Harganya Lebih Mahal dari Roti Kaesang

Tak hanya itu, sinergi yang kuat dari BRI, Pegadaian dan PNM ini juga sukses memberikan pinjaman pada 36.1 juta debitur dengan nilai Rp622,3 triliun.

Pencapaian luar biasa ini pun diapresiasi oleh Direktur Utama BRI, Sunarno dalam pernyataan resminya.

Kami berterima kasih kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo, Kementerian BUMN RI, regulator, seluruh nasabah dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami,” ujarnya.

Baca Juga: Tagar Tangkap Jokowi Bertengger di Trending X, Warganet Masih Soroti Kasus Fufufafa yang Diduga Gibran Rakabuming Raka

Ia juga mengungkapkan 3 tahun pertama ini merupakan awal komitmennya dalam meningkatkan inklusi keuangan dan memberdayakan pelaku usaha mikro di Indonesia.

Keberadaan holding Ultra Mikro ini merupakan upaya Kementrian BUMN di bawah pimpinan Erick Thohir dalam menyatukan ekosistem antara BRI, Pegadaian dan PNM.

Selain itu, holding Ultra Mikro ini juga meningkatkan daya saing UMKM.

Baca Juga: Viral! Pria di Kalimantan Tengah Tewas Terjepit Pintu Diduga Hendak Bobol Rumah, Warganet Temukan Kejanggalan, Begini Hasil Pemeriksaan Polisi

“Dengan jumlah UMKM yang mencapai 65 juta, kontribusinya tidak main-main bagi ekonomi Indonesia,” ujar Erick Thohir.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X