Kamis, 4 Juni 2026

Buka Suara, Begini Respons Istana Soal Video Viral Paspampres yang Diduga Memukul Warga Usai Selfie dengan Presiden Jokowi di Samarinda

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 10 September 2024 | 14:37 WIB

"Kami telah koordinasi dengan teman-teman Paspampres dan mendapat informasi bahwa tidak ada pemukulan yang dilakukan Petugas saat itu," kata Yusuf pada awak media pada hari Selasa, 10 September 2024.

Baca Juga: Kaesang dan Gibran Masih Bungkam, Jokowi Ingatkan soal Hoaks di Medsos

"Paspampres dalam melakukan tugasnya dituntut selain waspada juga Humanis. Hal itu juga menjadi penekanan dari Bapak Presiden Jokowi, namun apabila terjadi hal yang tidak menyenangkan kami mohon maaf," imbuhnya.

"Kami mengucapkan terima kasih dan sangat menghargai antusias masyarakat yang ingin menyambut Bapak Presiden. Hal ini akan menjadi pembelajaran dan evaluasi kami," pungkas Yusuf.

Pernyataan Yusuf tersebut juga didukung oleh Mayjen TNI Achiruddin selaku Komandan Pasukan Pengamanan Presiden atau Danpaspampres yang juga ikut menanggapi video viral atas dugaan pemukulan yang dilakukan paspampres.

Baca Juga: Rocky Gerung Beri Usulan Ini untuk Jokowi Saat 'Kapal' Sudah Mulai Karam: Jelang Pergantian Presiden, Coba Pak Bikin...

"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, yang pasti tidak ada pemukulan yang dilakukan Paspampres. Banyak personel juga yang ditugaskan saat itu," kata Achiruddin di hadapan awak media pada hari Selasa, 10 September 2024.

Lebih lanjut, Achiruddin juga menghimbau masyarakat agar memahami SOP atau Prosedur Standar Operasional pengamanan presiden dan berharap tak ada upaya agresif yang tak hanya membahayakan kepala negara tetapi juga membahayakan masyarakat.

"Kami menghimbau masyarakat juga memahami SOP yang berlaku dalam pengamanan presiden sehingga tidak berbuat agresif dan terkesan membahayakan objek VVIP," tutur Achiruddin.

Baca Juga: 4 Fakta Akun Kaskus Fufufafa yang Diduga Netizen Milik Gibran Rakabuming, Anak Jokowi Buka-bukaan di Medsos Jadul?

"Jikalau masyarakat ingin foto dengan Presiden, tidak perlu ngotot atau bersifat agresif. Bapak Jokowi juga sangat berkenan untuk berfoto-foto dengan masyarakat, namun ada aturannya dan harus antre karena memang banyak peminatnya jadi mohon dipahami yang seperti ini," pungkasnya.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Twitter @dhemit_is_back

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X