Minggu, 19 Juli 2026

Kirab Maskot si Bolih Sarana Sosialisasi, KPU Magetan Ajak Masyarakat Hadir ke TPS Jadi Pemilih Cerdas

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 9 September 2024 | 11:16 WIB
Kirab Maskot si Bolih KPU Magetan. (Dok. SketsaNusantara.id)
Kirab Maskot si Bolih KPU Magetan. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Menjelang Pilkada Serentak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan menggelar kirab maskot untuk meningkatkan partisipasi masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Maskot KPU Magetan yakni si Bolih (Bolu Memilih) diarak keliling kota untuk menunjukkan bahwa pesta demokrasi akan diselenggarakan sebentar lagi.

Si Bolih merupakan maksot yang dipilih, sebab Bolu adalah makanan khas dari Kabupaten Magetan dan menjadi simbol keberkahan.

Baca Juga: Raker Persiapan Penetapan DPT Pilkada 2024, KPU Jatim Pastikan Kualitas Data Pemilih yang Lebih Baik

Setiap tahunnya di Kabupaten Magetan ada tradisi tahunan, yakni berbagi bolu rahayu yang dilaksanakan saat merayakan Tahun Baru Islam.

Kendati demikian, Ketua KPU Magetan Noviano Suyide mengatakan bahwa dengan pelaksanaan kirab maskot ini bagian dari sosialisasi KPU Magetan untuk agenda penting 27 November 2024.

“Jadi pada tanggal 27 November, ada 2 agenda penting yakni Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magetan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin 9 September 2024.

Maka, dengan adanya serangkaian acara tersebut ia berharap masyarakat Magetan bisa menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihan masing-masing.

“Monggo semua bisa menggunakan hak pilihnya dengan cerdas, dan menjadikan agenda pesta demokrasi menjadi seneng bareng (bersama),” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plh Sekda Magetan Benny Adrian menyampaikan jika kirab maskos ini sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat Magetan.

“Agar masyarakat Magetan bisa hadir ke TPS saat masa pencoblosan nanti, serta memberikan pendidikan kepada pemilih,” terangnya.

Ia menambahkan, kirab maskot ini juga syarat akan makna karena sebagai sarana peningkatan partisipasi masyarakat di Pemilu, juga sebagai sarana integrasi keberagaman di Jawa Timur.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X