SketsaNusantara.id - Pelantikan anggota DPRD periode 2024-2029 telah dilaksanakan, kini tinggal menunggu pengajuan dari 4 fraksi untuk mengisi kursi pimpinan DPRD Jember.
Empat partai yang memiliki suara terbanyak berhak menduduki kursi pimpinan DPRD Jember, di antaranya Gerindra, PKB, PDI Perjuangan dan NasDem.
Kendati demikian, Fraksi PDI Perjuangan masih menunggu keputusan dari DPP PDI Perjuangan, terkait posisi pimpinan nantinya.
Baca Juga: Gas Air Mata Disemprotkan oleh Polisi Ketika Demo di Semarang, Anak TPA Ikut Jadi Korban
“Untuk keputusan kursi pimpinan siapa yang mengisi, kami akan menunggu keputusan dari DPP PDI Perjuangan,” ujar Widarto anggota DPRD Jember saat dikonfirmasi, Selasa 27 Agustus 2024.
Widarto menjelaskan, nama-nama usulan untuk pimpinan DPRD Jember sudah diajukan oleh DPC PDI Perjuangan Jember.
“Kami sudah usulkan 3 nama dengan bersurat ke DPP PDI Perjuagan di antaranya saya sendiri, Edi Cahyo Purnomo da Alfan Yusfi,” imbuhnya.
Terkait keputusan siapa yang akan ditunjuk menurutnya, semua akan diterima keputusan dari DPP PDI Perjuangan Jember.
“Apapun keputusan dari DPP, kami sebagai petugas partai siap menjalankan,” terangnya.
Selain posisi pimpinan tersebut, alumni GMNI Jember ini juga menegaskan bahwa terkait posisi di Komisi, Badan Anggaran, Bapemperda dan Badan Kehormatan sudah selesai.
“Jadi untuk posisi lainnya sudah dibagi dan tinggal disampaikan ke pimpinan sementara,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Pembahasan Raperda RTRW Kembali Dibahas, Pemkab Jember Targetkan Selesai Sebelum Pelantikan DPRD Jember
50 Anggota DPRD Jember Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Berikut Daftarnya
Semarang Chaos! Aksi Massa Tolak UU Pilkada di DPRD Jateng, Polisi Tindak Tegas Para Demonstran
Aksi Kawal Putusan MK, Koalisi Indonesia Menggugat (KIM) Plus Desak DPRD Jember Jaga Keadilan Demokrasi di Tengah Dinamika Politik
Luncurkan Rumah Data, Bawaslu Jember Sebut Proses Keterbukaan Publik Soal Hasil Pengawasan
Kericuhan Hebat di DPRD Kabupaten Majene, Demonstrasi Mahasiswa Berujung pada Aksi Anarkis
KPU Jember Buka Pendaftaran Pasangan Calon 3 Hari, Hendra: Kita Ikuti Putusan MK Soal Ambang Batas Dukungan