Kamis, 4 Juni 2026

Kericuhan Hebat di DPRD Kabupaten Majene, Demonstrasi Mahasiswa Berujung pada Aksi Anarkis

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Agustus 2024 | 13:33 WIB
Ilustrasi - Aksi demonstrasi mahasiswa di kantor DPRD Majene berakhir ricuh.   (Freepik/ Drazen Zigic.)
Ilustrasi - Aksi demonstrasi mahasiswa di kantor DPRD Majene berakhir ricuh. (Freepik/ Drazen Zigic.)

 

SketsaNusantara.id - Kantor DPRD Kabupaten Majene menjadi saksi bisu dari kericuhan hebat yang pecah saat demonstrasi mahasiswa berubah menjadi aksi anarkis.

Awalnya demonstrasi mahasiswa ini berlangsung damai, protes ini tiba-tiba memanas, dan dalam hitungan detik, suasana mencekam menyelimuti gedung wakil rakyat tersebut.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @kawitah79, sebuah video berdurasi 23 detik yang menangkap momen dramatis di Kantor DPRD Majene itu kini tengah viral di media sosial, menarik perhatian dan kecaman dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Benarkah Prabowo Subianto 'Marah' Atas Upaya UU Pilkada yang Dianulir? Inilah Pernyataan Mantan Menkumham Hamid Awaluddin

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bagaimana massa mahasiswa yang marah melampiaskan kekesalan mereka dengan merusak berbagai fasilitas di ruang sidang paripurna DPRD Majene.

Kaca meja dan jendela menjadi korban amukan mereka, sementara teriakan penuh kemarahan memenuhi ruangan.

Insiden ini terjadi ketika mahasiswa yang mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Pilkada memaksa masuk untuk bertemu pimpinan dewan.

Baca Juga: Kini Jadi Komjen, Simak Profil Kapolda Papua Mathius Fakhiri yang Dapat Kenaikan Pangkat dari Kapolri, Prestasinya Bukan Main

Wakil Ketua DPRD Majene, M Idwar, yang akhirnya menemui para demonstran, mencoba menenangkan massa dengan menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan terkait tuntutan mereka.

Namun, penjelasan ini justru menyulut kemarahan lebih besar. Massa yang kecewa kemudian mulai merusak kursi, meja, dan memecahkan kaca sebagai bentuk protes.

Kapolres Majene, AKBP Toni Sugadri, mengonfirmasi kejadian ini dan mengakui bahwa situasi menjadi tak terkendali saat massa merasa tidak puas dengan jawaban dari wakil ketua DPRD.

Baca Juga: Beredar Foto Mirip Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Diduga Minum Whisky Harga Puluhan Juta, Asli atau Editan?

Upaya polisi untuk menenangkan massa sempat terhambat karena banyaknya jumlah demonstran yang mendesak masuk, membuat situasi semakin sulit dikendalikan.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X