SketsaNusantara.id - Meski carut marut kebijakan politik DPR RI yang hendak mengesahkan revisi RUU Pilkada 2024 yang mengguncang negeri ini, KPU angkat bicara.
Melalui Badan Legislasi (Baleg), menempuh revisi kilat dalam 7 jam, namun rupanya KPU memilih memiliki sikap sendiri.
DPR RI saat ini dianggap sedang melakukan akrobat politik hingga didemo besar-besaran oleh massa dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa hingga masyarakat biasa.
Dengan tegas Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa mereka akan ikut keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-undang Pilkada terkait perubahan norma.
Mochammad Afifuddin selaku Ketua KPU menegaskan KPU perlu menempuh konsultasi terkait tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kami mulai kemarin, tanggal 21 Agustus berkirim surat kepada DPR untuk kemudian berkonsultasi dengan tindak lanjut untuk berkonsultasi menindaklanjuti putusan MK," ujar Mochammad Afifuddin dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV.
"Kenapa ini kami lakukan? Kami dulu punya pengalaman keputusan Mahkamah Konstitusi dalam proses Pilpres nomer 90 yang saat itu dalam perjalanannya kemudian kami tindak lanjut tetapi konsultasi tidak sempat dilakukan," tambahnya.
"Tapi kemudian dalam aduan dan putusan DKPP kami dinyatakan salah dan diberi peringatan keras dan terakhir," tanbahnya lagi.
Untuk itu Mochammad Afifuddin menyatakan bahwa apa yang ditempuh atau dilakukan KPU saat itu sama maka proses dan prosedur yang saat itu tak terlaksanakan maka saat ini sedang ditempuhnya.
"Apakah kami menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi? maka kami tegaskan KPU menindaklanjuti keputusan MK dengan jalur satu," tambahnya.
Jalur satu yang dimaksud ketua KPU tersebut adalah mengkonsultasikan dulu tindak lanjut karena seperti halnya ketika Pilpres.
Artikel Terkait
Fisipol Unej Aksi Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Kritisi Masa Depan Demokrasi Indonesia dalam Cengkeraman Kartel Politik
GMNI Jember Turun Aksi Kawal Putusan MK, Lawan Hegemoni Kekuasaan demi Demokrasi yang Sejati
Demokrasi di Ambang Batas! Kawal Putusan MK, Inilah Suara CLS Fakultas Hukum UGM dalam Menentang Pelemahan Konstitusi
Ancaman Pelemahan Konstitusi! Demokrasi dalam Bahaya, Inilah Suara Kritis dan Pernyataan Sikap dari HMI Bulaksumur
Buzzer Mulai Bergerak? Mendadak Trending Hashtag 'Pilih Damai Bareng Prabowo' di Tengah Aksi Demo Kawal Putusan MK di Gedung DPR RI
Iriana Jokowi Asik Jogetan Saat Rakyat Sibuk Demo: The Real Menari di Atas Penderitaan Rakyat
Update Demo Jakarta 2024, Gerbang Belakang Dijebol, Massa Meringsek Masuk hingga Kemunculan Arteria Dahlan