Kamis, 4 Juni 2026

GMNI Jember Turun Aksi Kawal Putusan MK, Lawan Hegemoni Kekuasaan demi Demokrasi yang Sejati

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:27 WIB
GMNI Jember turun aksi di bundaran DPRD Jember suarakan kawal Putusan MK (Instagram/@gmnifibunej)
GMNI Jember turun aksi di bundaran DPRD Jember suarakan kawal Putusan MK (Instagram/@gmnifibunej)

SketsaNusantara- Dalam atmosfer politik Indonesia yang semakin memanas, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember kembali menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan bagi rakyat.

Di tengah perayaan kemerdekaan yang seharusnya menjadi momen refleksi atas perjuangan bangsa, rakyat Indonesia malah dihadapkan pada realitas pahit bahwa nilai-nilai demokrasi semakin terkikis oleh tindakan sewenang-wenang penguasa.

GMNI Jember melakukan aksi kawal Putusan MK untuk tegaknya demokrasi pada 21 Agustus 2024 di DPRD Jember. 

Dalam aksinya, GMNI Jember dengan tegas dan lugas, menyampaikan kekhawatiran mendalam atas situasi yang berkembang saat ini.

Baca Juga: Parah! Imbas Demo Tolak RUU Pilkada, 11 Demonstran di Semarang Terluka Akibat Serangan Aparat Keamanan, Begini Kondisinya Sekarang...

Mereka menyoroti bagaimana hak-hak rakyat yang seharusnya dijaga dan dihormati oleh para pemimpin justru mulai diabaikan. Kepentingan segelintir elit yang tamak akan kekuasaan kini menguasai panggung politik, menjadikan demokrasi hanya sebagai formalitas tanpa substansi.

Sejarah panjang penindasan yang dialami bangsa Indonesia semestinya menjadi pelajaran berharga bahwa keadilan dan kemanusiaan harus menjadi dasar dalam setiap aspek kehidupan bernegara.

Namun, semangat tersebut tampaknya mulai pudar ketika penguasa lebih mementingkan kepentingan pribadi dan keluarganya daripada kepentingan bersama.

Baca Juga: Kiky Saputri Pilih Berjuang Lewat Jalur Dalam saat Sejumlah Komika Indonesia Kompak Ikut Demo ke Gedung DPR, Bikin Netizen Auto Nyinyir

Hal ini tercermin jelas dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, yang dituduh GMNI Jember sebagai dalang di balik berbagai manuver politik yang merusak sendi-sendi demokrasi.

Salah satu momen krusial yang diangkat GMNI Jember adalah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023, yang dianggap sebagai langkah strategis untuk memuluskan jalan bagi putra sulung presiden menjadi calon wakil presiden.

Keputusan ini, menurut GMNI Jember, adalah bentuk nyata dari bagaimana kekuasaan digunakan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga: Sujiwo Tejo Ingatkan Bahwa Putusan MK Bersifat Final dan Mengikat, Sindir dengan Satir Anggota Dewan Soal Ini...

Selain itu, mereka juga mengecam bagaimana bulan Agustus, yang seharusnya menjadi bulan perayaan kemerdekaan, justru diwarnai dengan tindakan-tindakan otoriter yang semakin menjauhkan kita dari prinsip-prinsip demokrasi.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X