SketsaNusantara.id - Golkar gelar Munas dan Rapimnas XI, dalam kesempatan itu Bahlil Lahadalia terpilih sebagai calon tunggal.
Partai Golkar saat ini sedang menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) XI untuk memilih ketua umum baru.
Acara ini dipercepat setelah pengunduran diri Airlangga Hartarto dari posisi ketua umum sepekan yang lalu.
Baca Juga: Jelang Munas Golkar ke-XI, DPD Golkar Jember Usung Bahlil Lahadalia Jadi Ketum Partai Beringin
Dalam Munas ini, Bahlil Lahadalia telah ditetapkan sebagai calon tunggal untuk posisi ketua umum Golkar dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV.
Bahlil Lahadalia, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Investasi, memiliki dukungan yang kuat dan berpotensi untuk menang secara aklamasi.
Baliho dan spanduk yang mendukung Bahlil sebagai calon ketua umum telah tersebar di lokasi Munas, menunjukkan dukungan yang signifikan dari anggota partai.
Untuk itu PLT Ketum Golkar, Agus Gumiwang menyebutkan alasan di balik lolosnya Bahlil Hadalia menjadi calon tunggal Ketum Golkar.
"Ridwan Hisjam, beliau tidak lolos verifikasi sehingga tidak bisa jadi calon Ketum," tutur Agus Gumiwang.
Ternyata Bahlil Lahadalia merupakan satu-satunya calon ketum Golkar yang lolos verifikasi sehingga calon lainnya yakni Ridwan Hisjam tidak lolos.
Untuk itu Bahlil Lahadalia kini menjadi calon tunggal yang akan menjadi Ketua Umum dan menurut Agus Gumiwang ia merupakan calon ketua umum terbaik dari Partai Golkar.
Artikel Terkait
Isu Gibran Jadi Pengganti Airlangga Hartarto di Kursi Ketum Partai Golkar, Hasto Sebut Ada Motif Kekuasaan
Isu Gibran Ketum Partai Golkar, Adu 'Keberuntungan' dengan Kaesang yang Baru 2 Hari Gabung Langsung Jadi Ketua PSI
Airlangga Mengundurkan Diri dari Ketum Golkar, Inilah Dua Nama yang Disebut Calon Kuat Penggantinya
Profil 2 Calon Kuat Ketum Golkar Pengganti Airlangga Hartarto, Menteri Aktif di Kabinet Jokowi-Ma'aruf Amin?
Viral di X Susunan Plt hingga Ketum Golkar Pengganti Airlangga, Nama Gibran, Bahlil Lahadalia dan Agus Gumiwang Masuk?
Tak Ada Paksaan! Ridwan Hisjam Sebut Airlangga Sudah Seharusnya Mundur dari Ketua Umum Golkar Sejak Dulu, Ternyata Karena Alasan Krusial Ini...