Kamis, 4 Juni 2026

Khidmat, Warga Dusun di Jombang Gelar Malam Tirakatan Peringati Kemerdekaan RI

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 17 Agustus 2024 | 06:15 WIB
Tokoh masyarakat menyampaikan renungan kemerdekaan bangsa Indonesia.  (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin.)
Tokoh masyarakat menyampaikan renungan kemerdekaan bangsa Indonesia. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin.)

SketsaNusantara. id - Malam menjelang kemerdekaan Republik Indonesia selalu diperingati dengan menggelar doa bersama oleh warga Dusun Jayan, Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Warga di dusun wilayah Kabupaten Jombang yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri ini menyadari, bahwa kemerdekaan patut disyukuri.

Berkumpul, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mendengarkan renungan perjuangan leluhur, lalu doa bersama.

Baca Juga: KPU Bondowoso Duduk Bersama PPK dan PPS Jambesari Darus Sholah untuk Menjaring Ide dan Solusi, Bahas Kode Etik dalam Pelaksanaan Pilkada 2024

Itulah rangkaian yang dilalui warga yang mayoritas NU dan Muhammadiyah tersebut.

Kepala Dusun Jayan, Yusak Pratomo berharap, warganya dapat hidup tentram, dengan tidak saling membedakan latar belakang organisasi kemasyarakatan yang dianut selama ini.

"Momen memperingati kemerdekaan menjadi pengingat warga kami," katanya.

Baca Juga: Maksimalkan Capaian Pilkada 2024, KPU Magetan Sasar Partisipasi Pemilih Pemula dengan Program 'KPU Goes to School'

Tidak hanya di peringatan kemerdekaan RI ke-79, warga di dusun tersebut selalu antusias mengikuti acara yang sudah dipersiapkan oleh para pemuda.

Baik warga NU maupun Muhammadiyah, mereka tampak khidmat. Mulai dari acara dibuka, lantunan tahlil dan diakhiri doa yang dipimpin oleh tokoh NU dan Muhammadiyah secara bergantian.

Demikian juga saat renungan perjuangan nenek moyang dalam meraih kemerdekaan yang disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat di dusun yang dihuni sekitar 800 kepala keluarga tersebut.

Baca Juga: PKC Se-Indonesia Capai Kesepakatan Bersama Terkait Kongres PB PMII ke XXI di Palembang

Warga tampak serius mendengarkan ucapan-ucapan tentang perjuangan para pendahulu yang dilakukan dengan modal tidak hanya harta, namun dengan nyawa.

"Dan semua perjuangan tersebut diraih dengan bersatu. Meski kita sudah merdeka, persatuan ini harus kita jaga," pintanya.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X