Kamis, 4 Juni 2026

Dinilai Minim Pembangunan, Fraksi NasDem DPRD Jember Layangkan Hak Interpelasi ke Bupati Jember

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 29 Juli 2024 | 20:02 WIB
Ketua Fraksi NasDem David Handoko Seto (kiri) saat menyerahkan surat resmi. (SketsaNusantara.id/ Angga Juli Setiawan)
Ketua Fraksi NasDem David Handoko Seto (kiri) saat menyerahkan surat resmi. (SketsaNusantara.id/ Angga Juli Setiawan)

SketsaNusantara.id - Menjelang masa jabatan anggota DPRD Jember periode 2019-2024, Fraksi NasDem DPRD Jember melayangkan interpelasi kepada Bupati Jember Hendy Siswanto terkait dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2021-2026.

Sebab selama masa jabatan Bupati Jember Hendy Siswanto, memiliki arah kebijakan yang sudah dicanangkan sebelumnya yang tertuang dalam Perda nomor 2 tahun 2021 tentang RPJMD.

Namun, selama proses berjalannya acuan tersebut masih belum bisa diimplementasikan secara maksimal sehingga dari evaluasi capaian pembangunan tidak bisa dilakukan.

Baca Juga: Terima 8 Surat Tugas dan Surat Keputusan, Gus Fawait yakin Rekomendasi Bacabup Jember Turun Segera Padanya

Ketua Fraksi NasDem DPRD David Handoko Seto mengatakan, selama masa pemerintahan RPJMD yang diajukan tahuan 2021 ini menjadi pedoman untuk pembanguan Jember pada setiap tahunnya.

"Ada 9 program unggulan yang menjadi prioritas pembangunan Bupati, namun selama ini masih belum bisa maksimal," ujarnya saat dikonfirmasi SketsaNusantara.id di DPRD Jember, Senin 29 Juli 2024.

Sekitar 9 program unggulan yang dicanangkan oleh Bupati Jember di antaranya Wis wayahe jember satu data, Wis wayahe SDM Jember unggul,Wis wayahe Infrastruktur Jember mantab,Wis wayahe Jember Industrial Farming, Wis wayahe pelayanan Jember handal,Wis wayahe Jember permata jawa,Wis wayahe Jember tumbuh, Wis wayahe Jember Gerdajaya (Gerakan Desa Jember Berdaya), Wis wayahe pesantren berdaya.

Baca Juga: Pemkab Jember Pantau Perkembangan Perbaikan Jalan Menuju Pantai Bande Alit hingga Gelar Bakti Sosial

"Jargon yang dibawa ini masih belum maksimal dari hasil pengawasan di lapangan, sehingga perlu ditanyakan secara formal melalui hak Interpelasi ini," imbuhnya.

David menerangkan, banyak sekali kendala yang ditemukan selama perjalanan pemerintahan Bupati Jember Hendy Siswanto, salah satunya perbaikan kesejahteraan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap.

"Sekolah inklusi dan guru pendamping Pendidikan ini hanya omon-omon belaka, apalagi pemanfaatan resi Gudang sebagai tempat penyimpanan yang sudah dibangun sejak 2012 lalu tidak dimaksimalkan dengan baik," tegasnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Jember ini juga menyampaikan, persoalan revitalisasi perusahaan daerah yang hari ini tidak bisa berkembang dengan baik.

Baca Juga: Muncul 2 Nama Bacalon Bupati Jember di Surat Tugas DPP PDI Perjuangan, Sekretaris DPC Widarto: Ini Bentuk Kehati-hatian Partai untuk Mengusung

"Dengan banyaknya program unggulan yang tidak bisa terlaksana dengan baik ini, maka akan kita tanyakan dan kami Fraksi NasDem melakukan inisiasi ini," tuturnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X