Di lain sisi Yaqut mengungkap, masih ada 46 jemaah haji yang dirawat di Arab Saudi hingga akhir operasional pelaksanaan tahun ini.
Dikatakan Yaqut, Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah akan terus memantau jemaah haji Indonesia yang masih sakit.
Baca Juga: Daftar Nama 16 Calon PSI untuk Pilkada 2024 dari Kaesang Pangarep, DPP Siap Nyalakan Mesin Partai
Selama perawatan, ia memastikan bahwa jemaah haji tidak akan dipungut biaya sepeser pun.
Diketahui, total jemaah haji reguler yang diberangkatkan ke Arab Saudi sebanyak 213.275 orang.
Pada gelombang pertama, 229 kloter mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Kemudian 324 kloter berangkat pada gelombang II dan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Sedangkan jemaah haji Indonesia yang pulang dari Jeddah sebanyak 183 kloter. Lalu dari Madinah 46 kloter, mengingat Garuda Indonesia tidak mendapatkan slottime di Jeddah.
Sementara pemulangan 324 kloter jemaah haji dari Madinah berlangsung pada 4 hingga 22 Juli 2024.***
Artikel Terkait
Arteria Dahlan Ditangkap Polisi Arab Saudi, Buntut Adanya Sejumlah Jamaah Haji yang Dianggap Ilegal
Yuk Intip Fasilitas Bagi Jemaah Haji yang Menggunakan Patuna di Arafah, Dijamin Nyaman dan Tentram
Dikabarkan Renggut Nyawa Jamaah Haji di Arafah, Apa Itu Stroke Haba?
Suhu Arab Saudi terus Mengalami Kenaikan Drastis Hingga Sebabkan Kematian, Pihak Kerajaan Beri Sinyal Peringatan Bagi Jemaah Haji
Sempat Memicu Kekecewaan, Garuda Indonesia Akhirnya Buka Suara soal Pemulangan Jemaah Haji Indonesia