Kamis, 4 Juni 2026

Siap-Siap! Luhut Ungkap Rencana Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi untuk Kurangi Polusi Udara, Mulai Kapan?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 11 Juli 2024 | 09:32 WIB
Potret Menko Marves RI Luhut Pandjaitan soal rencana pembatasan BBM subsidi. (Instagram @luhut.pandjaitan.)
Potret Menko Marves RI Luhut Pandjaitan soal rencana pembatasan BBM subsidi. (Instagram @luhut.pandjaitan.)

 

SketsaNusantara.id - Pemerintah berencana membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI pada Rabu, 10 Juli 2024.

Dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @luhut.pandjaitam, Luhut Pandjaitan mengungkapkan upaya pemerintah untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi agar penyaluran bahan bakar bensin lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Viral, Seorang Ibu di Indramayu Lahirkan 5 Bayi Kembar, Fenomena Langka hingga Dapat Kado dari Bupati Nina Agustina

Selain itu, Luhut juga menyampaikan maksud pemerintah membatasi penggunaan BBM yang rencananya akan digantikan dengan energi alternatif bioetanol sebagai upaya untuk mengurangi polusi udara di Indonesia.

"Pemerintah sekarang ini kan sudah mulai berencana untuk menggantikan bensin dengan energi alternatif bioetanol, supaya polusi udara di negara kita ini bisa cepat dikurangi," kata Luhut.

Rencana pembatasan BBM ini muncul ketika Luhut membahas soal defisit APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2024 yang diperkirakan akan lebih besar dari perkiraan.

Baca Juga: Terjerat Dugaan Kesaksian Palsu dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Aep dan Dede Dilaporkan ke Mabes Polri

Luhut menyebut, salah satu efisiensi anggaran yang dilakukan adalah dengan membatasi penggunaan BBM bersubsidi yang diharapkan bisa disalurkan kepada berbagai pihak dengan tepat sasaran.

"Efisiensi (anggaran) ini penting dan rencananya Pertamina akan mulai lakukan (pembatasan) ini dalam waktu dekat, saya kira kalau semua berjalan tepat sasaran anggarannya bisa lebih hemat lagi," ucapnya.

Luhut juga menyebut penggunaan bahan bakar bioetanol bisa mengurangi anggaran biaya kesehatan dan menekan pembayaran BPJS.

Baca Juga: Siapa Aep dalam Kasus Vina Cirebon? Ini 5 Fakta Sosok yang Diduga Beri Kesaksian Palsu hingga Ditantang Pegi Setiawan

Hal ini dikarenakan energi alternatif pengganti bensin yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik dari tumbuhan ini memiliki kandungan sulfur rendah sehingga kualitas udara akan lebih bersih dan berdampak baik bagi kesehatan masyarakat.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X