Kamis, 4 Juni 2026

KPK Tahan Mantan Sestama Basarnas, Max Ruland Boseke, Ini Profil dan Sepak Terjangnya di Badan SAR Nasional

Photo Author
Rizqillah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 26 Juni 2024 | 09:45 WIB
Max Ruland Boseke tersangka kasus korupsi di Basarnas (LinkedIn Max Ruland Boseke)
Max Ruland Boseke tersangka kasus korupsi di Basarnas (LinkedIn Max Ruland Boseke)

SketsaNusantara.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Max Ruland Boseke, Sekretaris Utama (Sestama) Badan SAR Nasional (Basarnas) periode 2009-2015 sebagai tersangka dalam kasus pengadaan truk angkut di lingkup Basarnas.

Max Ruland Boseke diduga terlibat dalam pengadaan truk angkut personel 4 WD dan rescue carrier vehicle pada tahun 2012-2018.

Max terbukti menerima suap dari Direktur CV Delima, Mandiri William Widarta (MLW) sebesar Rp 2,5 miliar atas pengkondisian lelang pada tahun 2014.

Baca Juga: Heboh! Beredar Video Kebakaran Truk Tangki BBM di Tol Ngawi, Pertamina Beberkan Kondisi Terbaru

"Bulan Juni 2014, Saudara MRB menerima uang dari Saudara WLW sebesar Rp2,5 Miliar dalam bentuk ATM atas nama WLW dan slip tarik tunai yang telah ditandatangani oleh Saudara WIW," ungkap Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Selasa 25 Juni 2024.

Lantas, bagaimana sebenarnya sepak terjang Max Ruland Boseke selama di Basarnas?

Menurut akun linkedIn miliknya, karir Max Ruland Boseke di Basarnas dimulai sejak tahun 1975 sebagai Staf Subbidang operasi Basarnas.

Baca Juga: Unik! Acara Kencan Khusus Dukun dan Peramal di Korea Selatan Curi Perhatian, Peserta Wajib Izin Roh Dahulu Sebelum Daftar

Setahun kemudian, tepatnya pada Maret 1976, Max berpindah ke Kabag Pengangkatan di Staf Subbidang Peralatan Basarnas.

Max Ruland Boseke juga pernah menjabat sebagai Pj. Kasubbag kepegawaian Basarnas pada tahun 1990.

Secara berturut turut, karir Max terus naik hingga pada tahun 2009 Ia menempati posisi Sekretaris Utama Basarnas hingga pensiun.

Baca Juga: Bukan Film! Nenek di Korea Selatan Ini Jadi Korban 'Besan Adalah Maut', Kisahnya Bikin Geram Kaum Hawa...

Setelah pensiun, alumnus S2 Universitas Gadjah Mada (UGM) jurusan Ketahanan Nasional itu mendirikan perusahaan sekaligus sebagai Direktur Utama.

Satu diantaranya PT Anugerah Mulia Selaras. Ia menjadi Direktur Utama sejak Mei 2016 hingga sekarang.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X