SketsaNusantara.id - Pusat Data Nasional (PDN) milik Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia telah menjadi sasaran serangan ransomware dari kelompok peretas yang belum diidentifikasi.
Insiden ini mengakibatkan gangguan pada sistem PDN yang menyimpan data penting pemerintah.
Kelompok peretas menuntut tebusan sebesar 131 miliar rupiah (sekitar $8 juta) untuk membuka kunci enkripsi dan mengembalikan akses ke data tersebut.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Kepala BSSN (Badan Siber Sandi Negara) Hinsa Hasibuan mengatakan bahwa serangan siber ini dilakukan dengan menyebarkan ransomware jenis baru yang disebut "Brain Cipher Ransomware".
Sementara Ransomware ini merupakan pengembangan dari Ransomware Lockbit 3.0 yang saat ini sedang dikembangkan.
Serangan ransomware ini telah mengganggu operasi normal PDN yang menyimpan data penting pemerintah dan masyarakat.
Untuk itu saat ini pihak Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) beserta Badan Intelijen Negara (BIN) telah dilibatkan untuk mengatasi insiden ini dan mengamankan infrastruktur siber nasional.
Ada dugaan bahwa serangan hacker ini merupakan buntut dari di blokirnnya beberapa situs taruhan online oleh pemerintah.
Untuk itu pemerintah juga menganjurkan dan meminta kepada masyarakat agar mengamankan data masing-masing agar bisa terjaga.
Sementara itu terkait tuntutan hacker yang meminta tebusan hingga Rp 131 Miliar, ditegaskan oleh Kepala BSSN bahwa pemerintah tak akan memenuhi permintaan itu.
Justru saat ini sedang bekerja keras bersama instansi terkait untuk memulihkan PDN yang sempat tak bisa di akses.
Beberapa pengamat mendesak pemerintah agar tidak membayar tebusan kepada peretas agar tidak memicu serangan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Heboh, Beredar Foto Nagita Slavina Bakal Maju Jadi Calon Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Begini Respon Istri Raffi Ahmad
Bupati Jember, Hendy Siswanto Upayakan Letkol. Inf. Moch. Sroedji Dapat Gelar Pahlawan Nasional
Dukungan Makin Mantap di Pilkada Jakarta 2024, PDIP Sebut PKB Lebih Condong ke Anies Baswedan
5 Universitas Terbaik di Bandung, Rekomendasi Bagi Siswa yang Ingin Lanjut Studi di Kampus Pilihan Versi Unirank 2024
Resmi! Inilah Tema yang Dipilih Pada Peluncuran Logo Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79
Lama Tak Muncul, Amien Rais Sebut Prabowo Pintar dan bakal Dukung Wacana Presiden Kembali Dipilih MPR
Hadiri Peluncuran Layanan Digital Izin Penyelenggaraan Event, Jokowi: Urusan Perizinan Kita Ruwet