Kamis, 4 Juni 2026

Usai Viral Euis Ida Wartiah yang Olok-Olok Guru Honorer Minta Maaf, Ngaku Tidak Ada Niatan, Nama Ketum Golkar Diseret

Photo Author
Dyla Putry R., Sketsa Nusantara
- Minggu, 16 Juni 2024 | 20:55 WIB
Euis Ida Wartiah minta maaf usai videonya viral ( dprd.garutkab.go.id)
Euis Ida Wartiah minta maaf usai videonya viral ( dprd.garutkab.go.id)

SketsaNusantara.id - Usai video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji Ketua DPRD Garut virall kini muncul video baru.

Euis Ida Wartiah secara santai memberikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas kegaduhan yang tidak sengaja ia buat.

Euis mengaku jika tindakannya kepada guru honorer yang tengah aksi di gedung DPRD Garut itu tidak sengaja.

Politisidari fraksi Golkar itu mengaku sama sekali tidak ada niatan merendahkan guru honorer.

Baca Juga: Apa Arti Simbol Tambang pada Logo NU? Ramai di Media Sosial Meme Berlatar Merah

"Ibu selaku Ketua DPRD dan DPD Golkar sama sekali tidak ada niatan merendahkan atau mengecilkan guru honorer," ucap Euis dikutip SketsaNusantara.id dari akun TikTok @garuthitz.

Euis Ida Wartiah menegaskan jika guru honorer yang ada di lingkungan Kabupaten Garut adalah anak-anaknya.

"Guru honorer itu semua anak saja, hanya mungkin kemarin saya agak spontanitas ya," tambahnya.

Sebagai informasi, sebelumnya viral video Euis Ida Wartiah yang berperilaku tidak sopan dan cenderung mengolok-olok salah satu guru honorer di kantor DPRD Kabupaten Garut.

Baca Juga: 10 Twibbon Idul Adha 1445 H untuk Ucapan Selamat Hari Raya Kurban dengan Desain Kartun Sapi dan Kambing Gemoy

Kala itu sejumlah guru honorer tengah melakukan aksi demonstrasi terkait nasib guru honorer jelang pembukaan PPPK tahun ini.

Saat Euis turun dari mobil, seorang guru honorer duduk bersimpuh menangis di hadapan ketua DPRD Garut.

Respon Euis seketika menjadi sorotan dan viral karena justru menyuruh sang guru tetap menangis dengan benar, tanpa memberikan solusi yang diharapkan demonstran.

Sementara itu, melihat klarifikasi Euis Ida Wartiah sejumlah netizen justru salah fokus dengan ekspresi sangn pejabat karena dinilai tidak tulus.

Halaman:

Editor: Dyla Putry R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X