SketsaNusantara.id — Operasi Tumpas Semeru 2026 yang digelar Polres Nganjuk membuahkan hasil. Satresnarkoba mengamankan dua orang yang masuk Target Operasi (TO) dalam dua perkara berbeda terkait peredaran obat keras berbahaya dan narkotika.
Dari penindakan tersebut, polisi menyita 8.000 butir pil dobel L serta 2,84 gram sabu. Pengungkapan dilakukan terhadap AP (27), warga Kecamatan Ngronggot, dan BD (35), warga Kecamatan Berbek.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan, penindakan terhadap dua TO tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian memberantas peredaran narkotika dan obat keras berbahaya.
Baca Juga: Pawai Budaya Desa Kacangan Semarakkan HUT ke-81 RI, Warga Tunjukkan Kekompakan dan Cinta Budaya
“Setiap target yang masuk dalam operasi akan kami tindak secara serius. Upaya penindakan akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ujar Suria, Jumat (21/8/2026).
8.000 Pil Dobel L Diamankan
Dalam kasus pertama, petugas menangkap AP di wilayah Kecamatan Ngronggot. Dari rumahnya, polisi menemukan 8.000 butir pil dobel L.
Ribuan pil tersebut dikemas dalam tujuh botol, masing-masing berisi 1.000 butir, serta 10 plastik klip yang masing-masing berisi 100 butir.
Selain pil, petugas turut menyita satu kantong kresek hitam dan satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Lima Paket Sabu
Penindakan berikutnya dilakukan terhadap BD, warga Kecamatan Berbek. Polisi menyita 2,84 gram sabu yang dikemas dalam lima paket.
Masing-masing paket memiliki berat 1,05 gram, 0,46 gram, 0,46 gram, 0,45 gram dan 0,42 gram. Dari perkara ini, polisi juga mengamankan satu unit telepon genggam dan sepeda motor Yamaha Mio.
Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Hafid Dian Maulidi, S.H., M.H., mengatakan kedua terduga pelaku merupakan TO dalam Ops Tumpas Semeru 2026.
Artikel Terkait
Hadirkan Spirit Keteladanan Mbah Wahab, Panlok Pilih Ndalem Kasepuhan Sebagai Tempat Ahwa Muktamar ke 35 NU
Perluas Akses Keuangan Diaspora, BRI Resmi Meluncurkan Aplikasi BRImo Taiwan
Viral Pengakuan Aliansi Masyarakat Pati Mendadak Rekening Berisi Donasi Rp80,9 Juta Diblokir Jelang Demo 27 Agustus 2026, Ini Tanggapan Bank Mandiri
Jefri Nichol Kecam Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Salsa Erwina Pertanyakan soal Prosedur hingga Soroti Pembatasan Hak Berpendapat
Program Tali Kasih BRI Pertemukan Pekerja Migran di Taiwan dengan Sang Ibu Setelah Satu Dekade Berpisah