Jumat, 21 Agustus 2026

Dinamika Demo 'Merebut Kemerdekaan' BEM UI: Fatimah Azzahra hingga Jurnalis Suarakan Aspirasi hingga Solidaritas Warga Dukung Aksi di Bundaran HI

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:39 WIB
Potret Mahasiswa UI membubarkan diri dengan tertib setelah menyuarakan aspirasi di MH Thamrin-Sudirman Jakarta dalam aksi demo "Merebut Kemerdekaan" (Instagram/pandemictalks)
Potret Mahasiswa UI membubarkan diri dengan tertib setelah menyuarakan aspirasi di MH Thamrin-Sudirman Jakarta dalam aksi demo "Merebut Kemerdekaan" (Instagram/pandemictalks)

6. Mahasiswa Duduk Bersama dengan Aparat Keamanan

Di tengah kebuntuan negosiasi jalur, ketegangan sempat mencair ketika massa aksi memilih bertahan dengan duduk bersama di tengah jalan. Video yang menunjukkan momen humanis tersebut menjadi sorotan di media sosial.

Tampak sejumlah personel kepolisian duduk berhadapan dengan mahasiswa, menciptakan ruang jeda dan keheningan sejenak tanpa ada benturan di antara kedua belah pihak.

Baca Juga: Dukung Demonstran yang Aksi di Bundaran HI, Zaskia Adya Mecca Beri Bantuan 3 Unit Ambulans dan Kebutuhan Medis Darurat

7. Ketua BEM UI beserta Jurnalis dan Aktivis sampaikan Orasi: Sorotan Tajam terhadap Kebebasan Berpendapat

Meski terhadang di jalanan, mahasiswa tetap bisa menyampaikan suara mereka melalui mobil komenado. Tidak hanya perwakilan dari BEM UI yang berorasi, tetapi juga hadir jurnalis dan aktivis kebebasan sipil yang ikut menyampaikan keresahan mereka di hadapan publik.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, dalam orasinya menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar upacara simbolis tahunan, tetapi harus direbut kembali ketika hak rakyat dirampas oleh para penguasa.

Dalam aksi tersebut para orator dari mahasiswa, jurnalis, dan aktivis menyoroti ketimpangan antara narasi kemakmuran pemerintah yang kontras dengan realita penderitaan rakyat.

Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Fatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI 2026 yang Viral Usai Kritik Program Makan Bergizi Gratis

Secara bergantian jurnalis dan aktivis menyampaikan kritik tajam terkait kebebasan berpendapat, kriminalisasi aktivis, hingga kondisi krisis ekonomi yang dinilai kian mengimpit rakyat kecil.

Orasi dari jurnalis bernama Yuda Kurniawan juga tak kalah menyita perhatian publik yang menyoroti serangan digital dan pemblokiran akun media sosial yang dipakai untuk menyampaikan kritik.

Aktivis lainnya juga kembali mengingatkan publik pada sosok Andrie Yunus, menyuarakan tekanan nyata terhadap kerja jurnalis dalam kebebasan berpendapat di ruang publik.

8. Solidaritas Warga Bagikan Makanan Gratis Dukung Aksi Mahasiswa di Bundaran HI

Aksi Mahasiswa mendapat dukungan dari masyarakat. Banyak ibu-ibu dan warga sekitar yang berada di bundaran HI membawakan makanan dan minuman yang dibagikan secara gratis untuk konsumsi para mahasiswa.

Aksi solidaritas ini menunjukkan harapan besar masyarakat agar keresahan dan keluhan mereka dapat tersampaikan demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Halaman:

Editor: Mila Zhely Nurul Hidayah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X