SketsaNusantara.id — Kecamatan Kalisat kembali membuktikan diri sebagai wilayah paling produktif dalam mendukung ketersediaan pasokan darah di Kabupaten Jember.
Dalam aksi donor darah terbaru yang digelar pada Senin (20/7/2026), PMI Kabupaten Jember sukses menghimpun sebanyak 41 kantong darah untuk disalurkan ke Unit Donor Darah (UDD).
Selain 41 pendonor yang lolos verifikasi medis, tercatat ada 10 calon pendonor yang terpaksa ditunda keinginannya untuk mendonor.
Baca Juga: Sekolah Inklusi: Antara Hak Konstitusional dan Kesiapan Ekosistem Pendidikan
Penundaan sementara ini dilakukan setelah peserta melalui proses pemeriksaan kesehatan ketat sesuai standar pelayanan transfusi darah.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen berkelanjutan masyarakat dan jajaran Pemerintah Kecamatan Kalisat yang terus rutin menggelar agenda kemanusiaan ini.
"Kecamatan Kalisat merupakan salah satu wilayah yang konsisten berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Jember. Semangat para pendonor menunjukkan kepedulian sosial yang luar biasa. Setetes darah yang didonorkan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa sesama," ujar Zainollah, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: Pastikan Stok Blanko Aman, Pemkab Jember Pastikan Pengurusan Adminduk Selesai di Tingkat Kecamatan
Dalam aksi kali ini, PMI Jember merinci beberapa faktor medis yang menyebabkan 10 calon pendonor belum bisa mendonorkan darahnya.
Faktor tersebut antara lain kadar hemoglobin (HB) terlalu rendah sebanyak 6 orang, tekanan darah rendah 1 orang, HB tinggi 1 orang, riwayat baru pulang dari ibadah umrah 1 orang, serta 1 orang dalam kondisi sedang menstruasi.
Zainollah menjelaskan bahwa penundaan donor tersebut merupakan bagian penting dari prosedur skrining kesehatan. Prosedur ini dirancang bukan untuk menolak, melainkan demi melindungi keselamatan fisik pendonor sekaligus memastikan kualitas darah aman bagi pasien penerima kelak.
Lewat konsistensi yang ditunjukkan warga Kalisat, PMI Kabupaten Jember berharap semangat solidaritas ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain, sehingga ketersediaan stok darah utuh di Jember selalu dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kapan saja. ***
Artikel Terkait
Ngeri! Putra Meisya Siregar Nyaris Terseret Ombak saat Liburan di Bali, Terselamatkan Berkat Bantuan Lifeguard Pantai, Begini Kronologinya
Sejumlah Publik Figur Rayakan Keberhasilan Spanyol Jadi Jawara Piala Dunia 2026, Habib Jafar: Kemenangan untuk Palestina
Sempat Pasrah Uang Hangus, Warga Banyuwangi Lega BI Jember Ganti Rp25,7 Juta Sisa Kebakaran
PCNU Jember Periode 2019-2024 Tepis Isu Kegagalan Konfercab, Wakil Ketua Ayub: Kami Sudah Kirim Surat Tapi Tak Pernah Ada Jawaban dari PBNU
Jamin Kesehatan Warga, Pemkab Jember Terjunkan 1200 Nakes untuk Jalankan Program Homecare