Kamis, 9 Juli 2026

Polisi Temukan Brankas Rahasia Berisi 74 Kg Emas di Sentul, Netizen: 'Ani-Ani pada Siap-Siap Puasa'

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 9 Juli 2026 | 06:00 WIB
Penemuan emas 74 kg usai brangkas dibongkar. (Threads/@islah_bahrawi)
Penemuan emas 74 kg usai brangkas dibongkar. (Threads/@islah_bahrawi)

Bagian dari Pengembangan Kasus Korupsi dan TPPU

Temuan di Sentul menambah daftar barang bukti yang telah diamankan penyidik dalam rangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Jabodetabek.

Sebelumnya, tim gabungan juga menyita uang tunai rupiah dan valuta asing senilai Rp60 miliar dari brankas di lantai dua Kafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan.

Di lokasi yang bersebelahan, yakni Koin Money Changer, penyidik kembali mengamankan aset tambahan senilai Rp7,2 miliar.

Hingga kini, Polri telah melakukan penggeledahan di sedikitnya 12 lokasi strategis. Lokasi tersebut meliputi kantor PT CBS di Cengkareng dan Penjaringan, PT KNI di Petojo, PT PML di Kuningan, Kantor Grup DMG/CP, apartemen di Pacific Place, hingga sejumlah rumah pribadi milik saksi maupun pihak yang berinisial MN, TK, DR, dan MILDK.

Seluruh penggeledahan dilakukan untuk menelusuri dugaan aliran dana hasil korupsi dan pencucian uang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Video Penemuan Brankas Viral di Media Sosial

Video penemuan emas itu turut diunggah oleh Islah Bahrawi melalui akun Threads @islah_bahrawi pada Kamis 9 Juli 2026. Islah Bahrawi dikenal sebagai pegiat media sosial yang kerap membahas isu-isu sosial, politik, dan penegakan hukum.

Dalam unggahannya, ia menulis:

"Ditemukan lagi brankas lain di sebuah rumah (diduga milik Jampidsus) di Cluster Mediterania, Sentul, Bogor. Dari hasil pengembangan kasus PLN, Asabri dan Krakatau Steel itu, polisi menyita ratusan kilo emas dan berkoper-koper mata uang asing hasil pencucian uang korupsi. Ralat gaes, emasnya setelah ditimbang menurut info ketemu 74 kg."

Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan menuai ribuan interaksi.

Salah satu akun, @me_putriayuw, berkomentar: "Busett.. Ratusan kilo emas. Gua emas 2gram aja pake acara patah."

Komentar lain datang dari akun @rickycandra.f yang menulis: "inilah alasan kenapa perampasan aset/ hukum mati ga berani diterapkan disini, soalnya takut blunder ke diri sendiri,"

Sementara itu, komentar dari akun @reza_pdsi05 menjadi salah satu yang paling banyak disorot. "Besok ani2 pada siap2 puasa. Setidaknya coba senin kamis dulu gpp."

Penyidikan kasus dugaan korupsi dan TPPU ini masih terus berlangsung. Polisi menyatakan seluruh aset yang telah disita akan didalami asal-usul kepemilikannya sebagai bagian dari pembuktian dalam proses hukum.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X