"Tidak ada bukti bahwa terdakwa menyalahgunakan kesempatan yang ada pada diri menteri untuk kepentingan pribadi, orang lain, atau korporasi. Tidak ada bukti bahwa terdakwa menyalahgunakan sarana sebagai menteri untuk kepentingan pribadi, orang lain, atau korporasi, memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi," pungkasnya.
Pernyataan tersebut menuai sorotan, bahkan Nadiem sendiri memberikan apresiasi untuk Hakim Andi. Dalam pernyataan setelah persidangan, founder Gojek itu menyoroti keberanian Hakim Andi yang mengutarakan fakta-fakta di persidangan.
"Saya mendengarkan para hakim-hakim berbicara, tapi keempat hakim yang memvonis saya 10 tahun bersalah, itu tidak bisa melihat saya ke mata saya langsung. Tidak ada satupun dari mereka yang ingin melihat langsung ke mata saya karena saya tahu isi hati mereka," tulisnya dalam unggahan di akun Instagram @nadiemmakarim.
"Mereka tahu saya tidak bersalah! Kebenaran keluar dari satu hakim, yang punya keberanian untuk mengutarakan apa yang sebenarnya menjadi fakta-fakta persidangan. Ada satu dissenting opinion, Hakim Andi, yang telah membeberkan kebenaran secara lugas dan menyebut saya harus bebas tanpa syarat," tegasnya.
Ia mempertanyakan keputusan hakim yang menuntutnya membayar uang pengganti ratusan miliar, padahal jumlah tersebut lebih sedikit dari harta kekayaannya yang dimiliki saat ini.
"Saya divonis secara praktis 15 tahun, hingga dituntut uang pengganti 809 miliar yang saya tidak punya. Mereka tahu itu, dari laporan hasil kekayaan saya di akhir saya menjabat, saya tidak punya uang sebanyak itu dalam bentuk apa pun. Itu artinya Rp809 miliar itu tidak pernah menyentuh saya sekalipun!" tandasnya.
"Sudah dibuktikan dengan dokumen, dengan saksi, bahwa uang itu tidak pernah keluar dari rekening PT AKAP, yaitu GoTo. Tidak satupun uang itu saya dapatkan, saya terima. Dan uang itu uangnya PT AKAP dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan Google maupun kasus Chromebook. Bayangkan! Tapi saya ditanggung beban untuk membayar balik itu," ujar Nadiem.
Kasus ini masih terus jadi perhatian publik. Banyak yang menyayangkan keputusan akhir dan mengharapkan adanya keadilan untuk Nadiem Makarim.
Dalam pernyataannya, Nadiem bersama tim hukum akan terus berjuang dengan melaksanakan naik banding. "Saya tidak akan berhenti dan akan terus berjuang, demi keluarga saya, demi seluruh negara Indoensia yang saya cintai, demi kebenaran!" pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Hotman Paris Siap Bela Nadiem Makarim, Sebut Buktikan Tak Ada Mark Up, Tak Ada yang Diperkaya Dalam 10 Menit
Tak Lagi Tangani Kasus Korupsi Chromebook, Postingan Hotman Paris Tentang 2 Tipe Klien Disorot Netizen: Ini Nyenggol Nadiem?
Pengabdian Tak Akan Sia-Sia! Nadiem Makarim Sisipkan Pesan Menyentuh di Tengah Polemik Alumni Awardee LPDP yang Dinilai Merendahkan Identitas WNI
2 Alasan Jaksa Tuntut Nadiem Makarim Penjara 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp5,6 Triliun, Singgung Kekayaan Pendiri Gojek
Cinta Laura Soroti Tuntutan 18 Tahun Penjara Nadiem Makarim, Singgung Pemerintah Korup dan Haus Kekuasaan hingga Perlindungan Hukum di Indonesia