SketsaNusantara.id - Kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus menjadi perhatian publik. Di tengah proses penyidikan yang berjalan, sorotan kini mengarah pada ribuan unit motor listrik yang merupakan bagian dari program operasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kendaraan tersebut sebelumnya menjadi bagian dari proyek pengadaan yang kini tengah diperiksa Kejaksaan Agung. Nilai proyek yang mencapai sekitar Rp1 triliun membuat kasus ini menjadi salah satu yang paling banyak dibahas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Perhatian publik semakin besar setelah muncul laporan mengenai keberadaan ribuan motor listrik yang hingga kini masih tersimpan di sebuah kawasan pergudangan di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Dadan Hindayana, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, dan Irjen (Purn) Sony Sonjaya.
Salah satu proyek yang menjadi fokus penyidikan adalah pengadaan 21.801 unit motor listrik untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proyek tersebut disebut memiliki nilai pengadaan sekitar Rp1 triliun.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut proyek tersebut diduga mengalami penggelembungan anggaran.
"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp1 triliun," kata Syarief dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
Di tengah penyidikan yang berlangsung, unggahan akun Instagram @liputancikarang pada 7 Juni 2026 memperlihatkan kondisi ribuan motor listrik yang masih berada di area pergudangan wilayah Sentul.
Dalam dokumentasi yang beredar, kendaraan berwarna biru dengan logo BGN terlihat tersusun rapi. Sebagian besar motor masih terbungkus terpal dan belum menunjukkan tanda-tanda digunakan untuk kegiatan operasional.
Motor yang tersimpan terdiri dari beberapa model, termasuk tipe skuter matik dan kendaraan trail. Jumlah kendaraan yang berada di lokasi terlihat sangat banyak hingga memenuhi area penyimpanan.
Berdasarkan laporan lapangan yang beredar, jumlah motor yang berada di lokasi disebut lebih banyak dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Sebagian kendaraan bahkan terlihat menempati area luar gudang.
Di sekitar lokasi juga terlihat sebuah truk kontainer dengan identitas perusahaan tertentu yang terparkir tidak jauh dari area penyimpanan motor listrik tersebut.
Artikel Terkait
Sebelum Dicopot dari BGN, Dadan Hindayana Sempat Wacanakan MBG untuk Siswa Indonesia di Arab Saudi
Kekayaan Dadan Hindayana, Mantan Kepala BGN Ramai Disorot Usai Ditahan Kejagung Terkait Kasus Dugaan Praktik Jual Beli Titik Dapur MBG
Kronologi Kasus Korupsi Pengelolaan MBG yang Libatkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Kejagung Ungkap 4 Dugaan Mark Up
Lakukan Abuse of Power di Program MBG? Dadan Hindayana Cs Dikenakan Pasal Berlapis Ini, Ancaman Penjara Seumur Hidup Menanti
Profil Singkat 3 Eks Petinggi BGN yang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG, Ada yang Hartanya Naik Rp12 M Setahun