SketsaNusantara.id – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember kini memiliki nahkoda baru. dr Agus Burhan Syah resmi dipercaya memimpin UDD PMI Jember menggantikan dr Zain Ahmad Wahyudi yang telah menyelesaikan masa tugasnya sejak akhir April 2026.
Penyerahan surat tugas dilakukan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, dalam agenda tasyakuran Idul Adha yang berlangsung di aula Markas PMI Jember, Kamis 28 Mei 2026.
Nama dr Agus Burhan Syah sendiri cukup menarik perhatian publik. Selain dikenal di lingkungan medis, ia juga merupakan saudara kandung dari musisi dan anggota DPR RI Anang Hermansyah. Namun di balik sorotan tersebut, PMI Jember menilai dr Burhan memiliki pengalaman dan kapasitas untuk membawa UDD PMI Jember menghadapi tantangan baru di sektor pelayanan darah.
Ketua PMI Kabupaten Jember menjelaskan bahwa pengangkatan kepala UDD dilakukan melalui keputusan pengurus PMI setempat. Menurutnya, jabatan tersebut bukan sekadar posisi administratif, melainkan memiliki tanggung jawab besar terhadap kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Salah satu fokus utama yang kini sedang dihadapi UDD PMI Jember adalah proses sertifikasi CPOB atau Cara Pembuatan Obat yang Baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Sertifikasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan darah memenuhi standar mutu dan keamanan nasional.
“Proses sertifikasi ini membutuhkan kesiapan sistem, sumber daya manusia, hingga tata kelola pelayanan yang sesuai standar. Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu mengawal seluruh tahapan dengan baik,” ujar Zainollah.
Baca Juga: Aksi Kemanusiaan Polres Jember Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Personel Donor Darah di PMI
Ia menambahkan, kebutuhan darah di Kabupaten Jember terus meningkat setiap tahun. Kondisi tersebut menuntut PMI untuk tidak hanya mampu menjaga ketersediaan stok darah, tetapi juga memastikan kualitas pengolahan darah berjalan sesuai ketentuan pemerintah.
Di sisi lain, dr Agus Burhan Syah menyampaikan kesiapannya menjalankan amanah baru tersebut secara profesional. Ia menilai keberhasilan UDD PMI Jember tidak dapat dicapai oleh satu orang saja, melainkan membutuhkan dukungan penuh seluruh unsur di internal PMI maupun masyarakat luas.
Menurutnya, kerja sama antarpegawai, relawan, dan pengurus menjadi kunci utama dalam menjaga pelayanan donor darah tetap berjalan optimal di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.
“Kami siap melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Dukungan dari seluruh pengurus PMI, pegawai, serta pihak terkait sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” kata dr Burhan.
Selain fokus pada sertifikasi CPOB, kepemimpinan baru juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan donor darah di Jember. UDD PMI memiliki peran vital dalam mendukung rumah sakit dan fasilitas kesehatan, khususnya dalam penyediaan darah untuk pasien operasi, kecelakaan, hingga penderita penyakit tertentu.
Artikel Terkait
30 Calon Relawan KSR PMI Jember Ikuti Orientasi Kepalangmerahan, Siapkan Garda Depan Aksi Kemanusiaan
Kunjungi PMI Jember, Siswa SD Labschool FKIP UNEJ Praktik First Aid hingga Belajar Leadership
Tutup Acara Pamensa, KSR PMI Unmuh Jember dan SIBAT Kepanjen Menggelar Aksi Membersihkan Sampah di Pantai Selatan Jember
Kisah Pasien Pasca Operasi dari RS Paru Jember, PMI Turun Tangan Antar Pulang hingga Kecamatan Ambulu
PMI Jember Turun Langsung di OSMA JSG, Peserta Senam Ikut Donor Darah demi Bantu Pasien