Selasa, 7 Juli 2026

Kisah Pasien Pasca Operasi dari RS Paru Jember, PMI Turun Tangan Antar Pulang hingga Kecamatan Ambulu

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 19 Mei 2026 | 21:00 WIB
PMI Kabupaten jember, Selasa  (19/05/26) melaksanakan pengantaran pasien dari RS Paru menuju kediaman di Kecamatan Ambulu dengan menggunakan unit ambulans. (Dok. PMI Jember)
PMI Kabupaten jember, Selasa (19/05/26) melaksanakan pengantaran pasien dari RS Paru menuju kediaman di Kecamatan Ambulu dengan menggunakan unit ambulans. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Pasien pasca operasi membutuhkan penanganan khusus saat kembali ke rumah. Kondisi kesehatan yang belum stabil sering membuat proses pemulangan memerlukan pendampingan tambahan.

Hal itu dilakukan PMI Jember terhadap seorang pasien perempuan asal Kecamatan Ambulu. Pemulangan dilakukan menggunakan ambulans dari RS Paru Jember menuju kediaman pasien.

Layanan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan PMI Jember. Pendampingan diberikan untuk memastikan pasien tiba dengan aman dan nyaman di rumahnya.

Baca Juga: Tutup Acara Pamensa, KSR PMI Unmuh Jember dan SIBAT Kepanjen Menggelar Aksi Membersihkan Sampah di Pantai Selatan Jember

Melalui Sub Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Markas PMI Kabupaten Jember melaksanakan pengantaran pasien pada Selasa, 19 Mei 2026. Pasien dijemput dari RS Paru Jember menggunakan unit ambulans PMI.

Pemulangan pasien dilakukan setelah adanya permintaan dari pihak keluarga. PMI Jember kemudian menindaklanjuti permintaan tersebut dengan menyiapkan proses pendampingan hingga pasien tiba di rumah.

Pasien yang mendapatkan pendampingan diketahui bernama Siti Mariyam. Ia merupakan warga Dusun Tirtoasri RT 001/RW 028, Kelurahan Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.

Baca Juga: Kunjungi PMI Jember, Siswa SD Labschool FKIP UNEJ Praktik First Aid hingga Belajar Leadership

Kondisi kesehatan pasien menjadi perhatian dalam proses pemulangan tersebut. Siti Mariyam diketahui memiliki riwayat pasca operasi panggul serta hipertensi.

Riwayat kesehatan itu membuat proses perjalanan membutuhkan pengawasan khusus. PMI Jember kemudian menyiapkan ambulans untuk mendukung pemulangan pasien dari rumah sakit.

Sebelum pengantaran dilakukan, PMI Jember lebih dulu melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi pasien memungkinkan untuk dipulangkan.

"Sebelum proses pengantaran dilakukan, petugas dari PMI Jember terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak RS Paru Jember. Dari hasil koordinasi, pasien diperbolehkan pulang ke rumahnya" tutur Imam Muslim Al Hariri, Kepala Markas PMI Kabupaten Jember.

Setelah koordinasi selesai, pasien kemudian diberangkatkan menuju Kecamatan Ambulu. Petugas PMI Jember mendampingi selama perjalanan hingga proses tiba di rumah pasien.

Layanan ambulans PMI Jember selama ini tidak hanya digunakan untuk kondisi darurat. Pendampingan pasien saat pemulangan dari rumah sakit juga menjadi bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X