Sementara, Ketua Komisi C DPRD Jombang, M Zahrul Jihad mengatakan, kebijakan efisiensi anggaran menjadi langkah yang tidak bisa dihindari dan harus dilakukan semaksimal mungkin.
Menurutnya, tambahan efisiensi sebesar Rp4,7 miliar dilakukan setelah sebelumnya terdapat rencana pemangkasan sebesar Rp2 miliar.
"Awalnya efisiensi sekitar Rp2 miliar, kemudian ditambahkan lagi menjadi Rp4,7 miliar. Jadi total anggaran tahun 2027 sekitar Rp60,1 miliar," terangnya.
Dia menjelaskan, efisiensi juga menyasar anggaran pemeliharaan infrastruktur. Namun, perbaikan nantinya akan diprioritaskan pada kondisi yang benar-benar mendesak.
Menurutnya, tingkat kerusakan di lapangan tidak semuanya memiliki tingkat urgensi yang sama sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap skala prioritas.
"Kalau memang kerusakan yang sifatnya urgent akan diprioritaskan. Tapi kalau kerusakan yang tidak terlalu mengganggu, sementara bisa ditunda dulu," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Susun Raperda Trantibumlinmas, DPRD Jombang Libatkan Stakeholder, Termasuk Organisasi Perguruan Silat
Perkuat Tata Kelola Proyek Daerah, DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda Jasa Konstruksi Disiapkan
Fokus Ketahanan Pangan 2027, Komisi B DPRD Jombang Bedah Program Dinas Pertanian