SketsaNusantara.id - Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember menggelar Pamensa atau Pelatihan Manajemen Organisasi.
Kegiatan ini digelar secara intensif selama 3 haru, yakni mulai Jumat, 15 Mei 2026 hingga Minggu, 17 Mei 2026.
Tujuan KSR PMI Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar kegiatan tersebut yakni untuk memperkuat kapasitas para relawan muda.
Baca Juga: PMI Jember Dapat Arahan Langsung dari BPOM, Standar Produksi Darah Kini Jadi Fokus Utama Pelayanan
Acara yang digelar di Aula Markas PMI Kabupaten Jember ini diikuti oleh 18 anggota baru.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mendapatkan berbagai materi manajerial seperti tata kelola organisasi, teknik pembuatan proposal, administrasi persuratan hingga pembuatan LPJ atau Laporan Pertanggungjawaban.
Selain penyampaian teori di aula markas PMI Jember, acara ini juga diwarnai dengan aksi nyata di masyarakat.
Ke-18 relawan tersebut akan melakukan pengabdian di dua lokasi berbeda, salah satunya yaitu Layanan Kesehatan di Desa Kepanjen.
Dalam kegiatan yang bertujuan untuk mengasah jiwa kepedulian sosial itu, para peserta akan melakukan pemeriksaan kesehatan serta layanan terapi bekam gratis bagi warga Kecamatan Gumukmas.
Sementara lokasi lainnya yakni di Kecamatan Sumbersari, di mana relawan akan memberikan penyuluhan terkait mitigas bencana dan pencegahan penyakit kepada murid sekolah dasar untuk membangun kesiapsiagaan sejak dini di lingkungan sekolah.
Baca Juga: PMI Jember Permudah Warga Lewat Layanan Ambulans Antar Jemput Pasien dan Kedaruratan Kesehatan
Ketua KSR PMI unit Unmuh Jember, Adelya Putri mengungkapkan, pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi setiap anggota baru.
Artikel Terkait
Muda, Berdaya, dan Mandiri: Kisah Nur Sihabudin Membangun Kerajaan Bebek di Pelosok Jombang
Pernyataan Sikap SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Akan Ikut Lomba Cerdas Cermat yang Diulang Mengikuti Keputusan MPR RI, Ini Alasannya
Detik-Detik Siswa SMP di Aceh Tengah Menyeberangi Sungai Deras Jadi Sorotan, Guru Ikut Turun Selamatkan Murid
Kronologi Kebakaran di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Asap Menyebar Luas ke dalam Gedung PPJT Mengakibatkan 1 Pasien Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?
Komisi X DPR Minta Pemerintah Tetapkan Status Guru Honorer Jadi ASN, Soroti Ketidakjelasan PPPK Paruh Waktu
LHKPN Jadi Sorotan, Mengulik Kekayaan Fantastis Teddy Indra Wijaya yang Meroket Tembus 20 M Pasca Setahun Jadi Seskab, Isi Garasinya Bikin Melongo