SketsaNusantara.id - Persoalan sampah menjadi hal yang urgent, pasalnya berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup jumlah sampah di Jember mencapai 1.046,35 ton/hari.
Namun, yang masih bisa diolah hanya sekitar 19,78 ton/hari. Maka perlu langkah strategis dalam penanganan sampah di Jember.
Melalui sosialisasi yang digelar oleh DPR RI bersama Kementerian Lingkungan Hidup, mengajak masyarakat untuk lebih sadar dalam membuang sampah.
Baca Juga: Program MPP Mini, DPRD Jember Apresiasi Pelayanan Publik Mudah di Kecamatan
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi mengatakan, sosialisasi yang dilakukan oleh Kemen LH ini salah satu upaya dalam menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
“Karena sampah ini akan berdampak luas, bukan hanya kesehatan tetapi juga pada sektor lain seperti pertanian hingga pariwisata,” ujarnya melalui zoom meeting, Kamis 7 Mei 2026.
Maka, perlu langkah sosialisasi yang masif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahayanya penumpukan sampah tersebut.
Baca Juga: Darurat Sampah, Produksinya Capai Ribuan Ton per Hari, DPRD Jember Desak Penanganan Serius
Di sisi lain, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyampaikan pentingnya mengelola sampah terintegrasi karena ini menjadi instruksi presiden.
“Presiden Prabowo juga sudah tegas agar sampah ini bisa segera dikelola, khususnya bisa diolah menjadi sumber energi,” jelasnya.
Ia menjelaskan, jika kesadaran sejak dini harus diterapkan khususnya untuk sampah rumah tangga yang harus dipilah sebelum dibuang.
“Memang kita harus mulai mensosialisasikan pemilahan sampah sejak dini, karena jika tidak dipilah penumpukan sampah akan terus terjadi,” imbuhnya.
“Karena bila sampah organik ini masih bisa sangat dimanfaatkan, khususnya untuk pembuatan pupuk organik dan bisa bermanfaat untuk pertanian,” terangnya.
Artikel Terkait
Fraksi NasDem DPRD Jember, ASN Turun Verval Pastikan Data Kemiskinan: Pastikan Tepat Sasaran!
Komisi D DPRD Jember Dukung ASN Data Kemiskinan, Verifikasi Faktual Harus Segera Libatkan Semua Pihak
Jaminan Kesehatan PPPK Paruh Waktu Berhenti September 2026, Komisi D DPRD Jember Dorong Penambahan Anggaran Segera
Pastikan Solar Bersubsidi Tepat Sasaran, Ketua Komisi B DPRD Jember: Jangan Sampai Ada Penyelewengan
Verval DTSEN Libatkan ASN, Wakil Ketua DPRD Jember Ingatkan Akurasi Data Penerima Bantuan Sosial
Usulan Surat Rekomendasi Solar Bersubdisi Petani Tertahan, Ketua Komisi B DPRD Jember Minta Bupati Instruksikan Dinas TPHP Tak Ganggu Prosesnya
Proyek PT KAI Daop 9 Jadi Sorotan, Komisi C DPRD Jember Sebut Pembangunan Belum Ada Izin: Kami Minta Dihentikan!
Gapensi Keluhkan Harga Satuan Bahan Baku Melonjak, Komisi C DPRD Jember: Jangan Sampai Pekerjaan Proyek di Penghujung Tahun
Darurat Sampah, Produksinya Capai Ribuan Ton per Hari, DPRD Jember Desak Penanganan Serius
Program MPP Mini, DPRD Jember Apresiasi Pelayanan Publik Mudah di Kecamatan